Kikil Kerbau hingga Kebocoran, 5 Fakta Mengerikan Implan Payudara

Jakarta Proses bedah untuk pembesaran payudara ternyata sudah ada sejak zaman dahulu kala, namun baru populer dalam rentang waktu yang sangat panjang setelah lebih dari 50 tahun.

Sebelum era itu datang, kondisi hipomastia payudara yang mungil sejatinya tak menjadi masalah selama beberapa tahun setelah usainya Perang Dunia II.

Pembesaran payudara itu baru populer setelah ramai pemberitaan di majalahmajalah fashion.

Pada 1962, Timmi Jean Lindsey yang saat itu berusia 29 tahun menjadi orang pertama penerima implan silikon pada payudara, saat pemeriksaan lanjutan dengan dokter setelah menghapus tato di dadanya.

Dr. Frank J. Gerow mengajukan memperbesar ukuran payudara dari B ke C, tanpa biaya. Gerow mengamati bahwa tekstur gel silikon mirip dengan tekstur payudara. Karya dadakan itu tidak pernah bocor sekalipun.

Namun demikian ada catatan pertama implan payudara bertanggal 24 November 1895 di Jerman. Implan itu dilakukan pada penyanyi dan seniman panggung yang memiliki benjolan di payudaranya.

Dr. Vincenz Czerny membedah benjolan itu lalu mengisinya dengan lipoma benjolan lemak tubuh untuk mengembalikan simetri payudara yang penting bagi seorang aktris panggung. Saat itu, bedah demikian masih eksperimental dan caranya baru diterima pada 1900an.

Pada 1899, dokter bernama Robert Gersuny di Wina menyuntikkan minyak mineral (Vaseline) ke dalam kantong zakar pasien yang kehilangan satu testis akibat tuberculous epididymitis.

Dr. Gersuny menyadari bahwa Vaseline akan mengeras ketika suhu dingin. Seiring berjalannya waktu, ia cobacoba dengan parafin dan caranya itu merebak di kalangan kedokteran masa itu sehingga dicoba untuk berbagai keperluan, termasuk pembesaran payudara.

Tapi, zatzat itu meleleh ketika panas dan bergeser di bawah kulit, lalu mengeras lagi di tempat lain ketika suhu dingin. Lalu muncullah benjolanbenjolan yang tidak pada tempatnya.

Silikon untuk pembesaran payudara juga ternyata berguna dalam hal forensik.

Pada September 2006, ada jasad membusuk seorang wanita dalam kardus yang mengapung di perairan Newport Beach, California. Ia adalah korban pembunuhan keji dengan 52 tusukan pisau, lalu dibungkus kain seprai.

Ternyata ada nomor seri pada implan payudara wanita itu sehingga identitas korban diketahui sebagai Barbara Mullenix, yang saat dibunuh berusia 56 tahun.

Masih banyak lagi fakta mencengangkan terkait implan payudara yang ternyata sudah ada sejak lama.