Jalur KRL Tujuan Kota Terganggu, PT KAI Minta Maaf

Perjalanan KRL mengalami kendala operasional pada Kamis siang sebagai dampak dari KA Tegal Bahari yang belum dapat diberangkatkan di jalur 2 Stasiun Cikini sejak pukul 10.45 WIB. Karena itu, PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terganggu aktivitasnya akibat masalah ini.

“Perjalanan KRL tetap diupayakan dapat dilakukan menggunakan satu jalur bergantian untuk KRL dari Bogor atau Bekasi tujuan Jakarta Kota dan sebaliknya,” ujar Eva Chairunisa selaku VP Komunikasi Perusahaan PT KCJ dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Kamis (20/7/2017).

Untuk mengurai kepadatan di jalur lintas, maka operasional KRL relasi Bekasi atau Bogor tujuan Jakarta Kota sebagian perjalanan hanya sampai di Stasiun Manggarai dan sebagian lagi tetap mengakhiri perjalanan di Jakarta Kota menggunakan satu jalur bergantian.

“Pengoperasian KRL satu jalur bergantian akan berdampak pada waktu perjalanan dan antrean KRL. Karena itu PT KCJ mengimbau pengguna jasa yang tidak dapat menunggu dapat menggunakan moda lain,” ujar Eva.

Sementara bagi pengguna jasa yang telah melakukan transaksi, tiket dapat melakukan pengembalian uang di loket terdekat.

Selain itu, bagi pengguna jasa yang masih tertahan di dalam KRL antara jalur ManggaraiCikini, untuk keselamatan dan keamanan diminta untuk tidak membuka pintu KRL dan turun di tengah jalur rel.

“Evakuasi lokomotif kereta Tegal Bahari hingga saat ini masih dilakukan,” Eva memungkas.