Ini Reaksi 8 Negara atas Aksi Kekerasan Israel di Masjid Al Aqsa

Salah satu respons Indonesia terkait peristiwa di Masjid AlAqsa disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri RI. Tanah Air mengecam penembakan yang melukai imam masjid dan pembatasan akses masuk para jemaah.

“Indonesia mengecam peristiwa penembakan imam masjid Al Aqsa,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir 20 Juli 2017.

“Otoritas Israel membatasi bahkan menutup akses jamaah ke sana. Kita, sebagai negara berpenduduk mayoritas Islam harus menyuarakan kecaman dan kekhawatiran terhadap peristiwa itu,” tambahnya.

Selain itu, dalam sebuah rilis resmi, Kemlu RI juga mengimbau agar Israel segera memulihkan stabilitas dan keamanan di Kompleks Al Aqsa. Indonesia juga mengajak semua pihak untuk menahan diri, agar situasi tidak memburuk.

Tanah Air juga mendesak Israel untuk tidak mengubah status quo kompleks Al Aqsa agar Masjid Al Aqsa dan the Dome of the Rock tetap sebagai tempat suci untuk dapat diakses bagi semua umat Muslim.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut mengecam dengan mengeluarkan 7 poin kecaman yang disampaikan dalam pernyataan tertulis ditandatangani oleh Sekjen MUI Anwar Abbas dan Ketua Bidang Luar Negeri MUI Muhyiddin Junaidi.

MUI juga mengklaim telah berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia terkait rangkaian peristiwa di Masjid Al Aqsa.

“MUI sudah berbicara dengan Wakil Menteri Luar Negeri RI. Meminta agar pemerintah Indonesia tetap konsisten untuk tidak membuka hubungan diplomasi dengan Israel selama konflik Palestina masih terjadi,” kata Muhyiddin.

“Beliau (Wamenlu) mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengam berbagai pihak di Asia. Indonesia bahkan sudah menyatakan sikapnya,” tambahnya.