Meriahnya Karnaval Budaya Pramuka di Bumi Palangka Raya

Raya Satu per satu masyarakat mulai memadati kawasan Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Mereka berbondongbondong menuju jantung kota untuk menyaksikan meriahnya karnaval budaya oleh ribuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.

Ini merupakan acara puncak dari seluruh kegiatan Kemah Budaya Nasional (KBN) VIII yang diikuti oleh perwakilan dari 34 provinsi di seluruh Nusantara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada generasi muda betapa Indonesia kaya akan keragaman budaya.

Kemeriahan langsung terlihat begitu delegasi dari Papua beraksi. Mereka menjadi kelompok pertama yang mempertunjukkan kebudayaannya sambil menyusuri jalanan Kota Palangka Raya.

Para pelajar tingkat SMP ini begitu bangga bisa menunjukkan budayanya. Mengenakan pakaian adat dan diiringi musik khas daerahnya, mereka terlihat begitu antusias mengikuti karnaval budaya ini.

Suasana serupa juga terlihat di tiaptiap delegasi. Anggota Pramuka tingkat penggalang dari Sabang sampai Merauke ini berlombalomba menunjukkan kekayaan budaya dari daerahnya masingmasing.

Tak ketinggalan, peserta dari negara tetangga, Vietnam juga turut memeriahkan puncak acara Kemah Budaya Nasional 2017 di Palangka Raya ini.

Direktur Sejarah Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Triana Wulandari mengatakan, acara tahunan ini dilakukan untuk menanamkan sekaligus mengaplikasikan nilainilai Pancasila. Anakanak mulai dikenalkan beragam kebudayaan Indonesia.

“Di sinilah keberagaman Indonesia secara riil itu terlihat,” ujar Triana di selasela acara karnaval budaya, Palangka Raya, Jumat 21 Juli 2017.

Triana berharap, anakanak tidak hanya sekadar berlombalomba menunjukkan pakaian adatnya. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka mata kita betapa beragamnya bangsa Indonesia dengan berbagai perbedaan, namun tetap menjaga kesatuan.

“Mereka harus sadar dan bangga sebagai bangsa Indonesia, yang dilahirkan di Indonesia dengan keberagaman budaya. Sehingga akan muncul toleransi dan rasa harmoni di antara kita,” tutur dia.

KBN ke8 ini memiliki tema Harmoni Kebinekaan di Bumi Tambun Bungai. Selama sepekan, kegiatan tahunan ini diisi dengan beragam acara yang berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan di Indonesia.

Beragam kegiatan mulai dari lomba kuliner, tari daerah, story telling, napak tilas kesejarahan, jelajah budaya, bakti sosial, tanam pohon, hingga karnaval budaya digelar. Rangkaian kegiatan selama sepekan ini kemudian ditutup melalui upacara di Lapangan Tanaman Mantikei, Kota Palangka Raya.