Ini Sikap Kemenpora Terkait Ricuh Suporter

Bentrok terjadi pada laga Persija Jakarta kontra Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) ataut Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 kemarin.
Kemenpora mengutuk keras terjadinya bentrok antara suporter dengan aparat keamanan di laga Persija vs Sriwijaya FC. Selain merusak upaya untuk melakukan pembenahan tata kelola persepakbolaan nasional, kejadian tersebut juga menodai ISC yang diharapkan bisa menjadi kompetisi yang lebih berkualitas.
Terhadap suporter dan pihak manapun yang dianggap bertanggung-jawab atas terjadinya bentrokan tersebut, Kemenpora meminta kepada pihak berwajib untuk bertindak tegas. Di luar itu, Kemenpora menaruh simpati pada pihak-pihak yang menjadi korban, baik masyarakat sipil maupun aparat penegak hukum.
Kemenpora juga meminta pimpinan suporter dari klub manapun untuk tidak lepas tangan dan bertanggung jawab atas tindakan anggotanya baik langsung maupun tidak langsung. Di sisi lain, Kemenpora meminta kepada PT Gelora Trisula Semesta selaku operator kompetisi segera melaksanakan mandat dengan menjalin MoU dengan Polri.
Ditegaskan oleh Kemenpora, bahwa pihaknya mempunyai hak dan kewenangan untuk mencabut rekomendasi diselenggarakannya kompetisi. Jika PT Gelora Trisula Semesta juga masih belum mampu mengatasi berbagai insiden yang terjadi, maka Kemenpora mempertimbangkan untuk menghentikan sementara ISC 2016.
Kemenpora memandang perlu untuk berkoordinasi dengan PSSI dengan tujuan untuk mengoptimalisasikan keberadaan PSSI mengingat kegiatan keolahragaan PSSI sudah tidak lagi dibekukan sejak tanggal 10 Mei 2016.

sports-liputan6.com live sgp Sumber: Sidomi