Bhayangkara FC Urus Naturalisasi Otavia Dutra

Diam-diam Bhayangkara FC ternyata tengah mengajukan pengurusan naturalisasi salah satu pemain andalannya, Otavio Dutra. Saat ini, proses pengajuan berkas menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) telah diurus oleh agennya beserta manajemen.

Kabar ini dibeberkan oleh Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC Gede Widiade. Menurut penuturan Gede, berkas pengajuan Dutra sebagai WNI telah diurus oleh manajer Bhayangkara FC Sumardji sejak tiga bulan yang lalu.

“Dutra lagi mengajukan menjadi WNI. Sudah tiga bulan yang lalu. Pak Mardji yang urus,” ungkap Gede Widiade.

Peluang Dutra untuk menjadi WNI memang sangat besar. Sebab Dutra telah berada di Indonesia selama lebih dari lima tahun. Dutra pertama kali bergabung dengan klub Persebaya Surabaya pada Desember 2010 silam.

Setelah Persebaya, bapak satu anak ini memperkuat sejumlah tim di Indonesia. Seperti Persipura Jayapura, Gresik United hingga Bhayangkara FC. Total lebih dari enam tahun ia menetap di Indonesia. Saat ini ia tinggal di Surabaya dan putrinya juga bersekolah di Surabaya.

Sementara itu, menurut sekretaris tim Persebaya Rahmad Sumanjaya, ada satu tahap yang harus dilalui Dutra sebelum menjadi WNI. Dutra harus punya Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap). Kartu izin ini diberikan kepada Warga Negara Asing (WNA) yang minimal sudah lima tahun berada di Indonesia.
“Sekarang proses menuju naturalisasi. Tapi Kitap sudah clear dulu,” jelas Rahmad.

Terkait dengan home base, Bhayangkara FC saat ini tengah bersiap untuk boyongan ke Bekasi. Tim asuhan Simon McMenemy itu bakal memakai Stadion Patriot di Kota Bekasi sebagai markas anyarnya.

Kabar kepindahan tim ini ke Stadion Patriot sebenarnya sudah berhembus sejak Januari lalu. Tepatnya pada turnamen Bhayangkara Cup 2017. Hanya saja pada saat itu belum jelas stadion mana yang akan digunakan oleh tim yang terbentuk tahun 2016 ini.

“Kakorlantas sebagai CEO Bhayangkara FC sudah memberi perintah untuk segera pindah ke Jakarta. Messnya di Kebayoran Lama. Sedangkan lapangannya pakai Stadion Patriot,” ucap Gede Widiade.

Tim Bhayangkara FC juga sudah disediakan tiga lapangan latihan. Yakni di Lapangan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK – PTIK), Lapangan Brimob dan Lapangan milik Mabes Polri. “Untuk kepastian kapan resmi pindahnya, kami masih menunggu petunjuk Kakorlantas Irjen Pol Royke Lumowa,” imbuh Gede.

Meski akan memilih Bekasi sebagai markas anyar, Bhayangkara FC tak benar-benar meninggalkan Surabaya. Menurut Gede, ada kemungkinan untuk menjadikan Surabaya sebagai homebase tim Bhayangkara FC U-21. Tim ini sebelumnya berada di Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Bhayangkara FC juga berencana membentuk tim U-19. Tim ini dikabarkan bermarkas di Jateng. “Antara Solo dan Semarang,” tutup Gede.*alexi

BERITA TERKAIT

sports-liputan6.com Liputan6.com Situs Berita Hari Ini Indonesia Menyajikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga Hingga Gosip Artis Sumber: TopSkor ID