Kisah So Eun-kim, Gadis Cantik Korsel Pengagum Indonesia

Seoul Kekaguman warga asing terhadap Indonesia begitu terasa di Korea Selatan. Hal tersebut dibuktikan seorang pengguna media sosial yang terkenal bernama So Eunkim.

Gadis Korea tersebut sengaja datang ke acara pengibaran bendera pada HUT ke72 RI di KBRI Seoul. Dia datang bersama tiga tentara muda Korea dengan pakaian lengkap berwarna hijau. Mereka mengikuti upacara dengan khidmat lalu ramairamai hadir di acara potong tumpeng.

Tidak terlihat rasa canggung dari wajah So Eunkim. Bersama kerabatnya mereka berbaur dengan dengan semua tamu dan ikut berbicara bahasa Indonesia.

So Eun memang cukup lama tinggal di Tanah Air dan lulus dari salah satu universitas swasta di Jakarta. Itulah mengapa ia fasih berbahasa Indonesia.

Tiga orang tentara yang dibawanya ke peringatan HUT RI adalah murid pelajaran bahasa Indonesia. So Eun mengatakan, ia sengaja mengajak para muridnya ke KBRI Seoul dengan maksud agar mereka mengetahui kehidupan masyarakat Indonesia.

Di matanya, orang Indonesia itu sangat mencintai bangsa dan negaranya, yang antara lain dimanifestasikan dalam bentuk sukarela datang untuk upacara bendera HUT negerinya.

“Dua hari lalu (15 Agustus 2017), kami juga memperingati kemerdekaan Republik Korea yang ke72. Namun saya dan kebanyakan orang Korea ya hanya tinggal di rumah saja. Apa yang terjadi di Indonesia dan KBRI di Seoul ini sesuatu yang luar biasa bagi orang Korea. Mereka datang untuk menghargai dan mendoakan pahlawan yang telah merebut kemerdekaan. Positif,” ujar So Eun dalam keterangan pers KBRI Seoul.

Menurut dia, tiga perwira yang sedang belajar bahasa Indonesia itu juga terkagumkagum acara peringatan HUT RI di KBRI Seoul. Mereka, kata So Eun, melihat sesuatu yang baru. Sebuah kebersamaan yang unik dan harmonis. Dan itulah yang ingin diajarkan gadis belia Se Eun.

So Eunkim hanyalah bagian kecil dari banyak orang Korea yang hormat terhadap Indonesia. Ada juga Sunny Dahye, blogger alumni Indonesia yang saat ini masih hapal Pancasila luar kepala.

Dalam catatan Minister Counsellor M Aji Surya dari KBRI Seoul, terdapat sekitar 15 dosen atau profesor Korea Selatan yang ahli tentang Indonesia, atau sering disebut Indonesianis. Selain itu, hampir 200 anak muda Korea telah ikut program beasiswa Dharmasiswa. Khusus tahun ini, 28 mahasiswa Korea berangkat ke Indonesia untuk belajar bahasa Indonesia selama setahun di berbagai universitas.

Maraknya pendalaman bahasa dan budaya Indonesia di kalangan anak muda Korea sangat terkait dengan hubungan bilateral yang makin hangat. Saat ini terdapat kisaran 50 ribu warga Korea Selatan di Indonesia dan 40 ribu WNI di Negeri Ginseng. Indonesia juga baru saja membeli kapal selam Korsel dan kedua bangsa yang bersahabat ini tengah mengembangkan pembuatan pesawat jet tempur bersama.