Undang Pegiat Medsos, Jokowi Ingatkan Lawan Hoax

Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mengundang para pegiat media sosial ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Jokowi terus mengingatkan agar para pegiat medsos terus bersama pemerintah melawan berita bohong alias hoax.

Pertemuan berlangsung tertutup. Selain makan siang bersama, pertemuan selama tiga jam itu diisi dengan perbincangan soal kondisi media sosial di Indonesia saat ini.

Usai pertemuan, seorang pegiat medsos Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim mengatakan, pertemuan itu digunakan untuk saling tukar pikiran. Pegiat Medsos memberikan masukan dan unekunek kepada Jokowi.

Jokowi juga memberikan pesan khusus. Terutama terkait perang melawan hoax yang banyak beredar di media sosial.

“Beliau pesan khususnya mengajak kita bersamasama untuk membangun negeri ini, menjauhkan segala fitnah, adu domba. Intinya mengkampanyekan halhal positif untuk bangsa ini,” kata Chiko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/8/2018).

Beberapa pegiat juga sempat mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam pembangunan kepada Jokowi. Saat ini pemerintah memang tengah gencar membangun infrastruktur. Tapi, tidak boleh juga mengabaikan pelestarian lingkungan.

“Saya mendengar apa kata Pak Jokowi, selama dia menjabat tidak satu meter pun pernah kasih konsesi lagi untuk lahan kelapa sawit. Itu patut kita kasih applause,” imbuh dia.

Chiko juga menyampaikan pesan kepada siapapun pihak gemar menyebarkan berita bohong di medsos. Mereka harus belajar dari kasus Sri Rahayu yang diketahui bagian dari sindikat penyebar hoax Saracen.

“Pesan khususnya adalah hatihati. Pada saatnya nanti kalian akan ditangkap. Jangan melakukan halhal yang menebar kebencian, hoax, dan lainlain,” pungkas Chiko.