PKB Umumkan Usung Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar September Ini

Bursa calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jawa Barat (Jabar) mulai memanas. Kendati baru akan berlangsung pertengahan 2018 mendatang, sejumlah partai sudah mempersiapkan amunisi dan menyeleksi sejumlah tokoh yang dianggap layak menduduki kursi Jabar 1.

Hasil survei Poltracking Indonesia, Kamis, 8 Juni 2017 lalu, menyebut ada lima tokoh yang paling berpotensi maju di Pilkada Jabar. Hal tersebut diukur dari elektabilitas dan tingkat popularitas di kalangan publik.

Lima tokoh terkuat tersebut yaitu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang mendapatkan perolehan suara 38,13 persen; menyusul, Deddy Mizwar 14,88 persen; Dedi Mulyadi 9,88 persen; Dede Yusuf 8,00 persen; dan Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) 5,63 persen.

Sebagai syarat maju mencalonkan diri pada Pilkada Jabar, namanama potensial ini butuh kendaraan partai politik sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Ataupun jika ingin maju sebagai calon perseorangan alias independen, calon harus memenuhi syarat dukungan minimum.

Untuk calon yang diusung parpol, ada syarat 20 jumlah kursi di DPRD Jabar atau 25 persen perolehan suara parpol atau gabungan parpol. Jika kurang, harus berkoalisi.

Untuk wilayah Jabar, PDIP mempunyai 20 kursi di DPRD Jabar hasil Pemilu Legislatif 2014. Setelah PDIP, peraih kursi terbanyak, yaitu Partai Golkar sebanyak 17 kursi, PKS 12 kursi, Demokrat 12 kursi, dan Gerindra 11 kursi.

Partai lainnya, yakni PPP memiliki 9 kursi, PKB 7 kursi, Nasdem 5 kursi, PAN 4 kursi, dan Hanura 3 kursi.