Sebelum Kabur, Eks PM Thailand Buang Telepon Genggam

Fakta baru terkait kaburnya eks Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra satu per satu mulai terungkap. Sebelum menghilang, perempuan tersebut sempat membuang telepon genggamnya.

Keterangan itu disampaikan Panglima Militer Thailand, Jenderal Chalermchai Sitthisad. Bukan hanya membuang ponsel, Yingluck juga berhenti memakai mobil yang seharihari digunakan.

Sitthisad menjelaskan, saat ini intelijen terus melacak posisi pasti di mana adik dari Thaksin Shinawatra tersebut berada. Selain itu, faktor apa saja yang menyebabkan Yingluck bisa kabur juga diteliti.

“Kami mengetahui dia telah meninggalkan teleponnya dan mengganti mobilnya. Sehingga, sulit melacak menggunakan motode yang sudah pernah kami lakukan sebelumnya,” ucap Sitthisad, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (30/8/2017).

Yingluck, diyakini Sitthishad, mustahil untuk keluar Thailand melalui jalur udara. Sebab, seluruh bandara di Thailand mempunyai sistem penjagaan dan imigrasi ketat.

Kemungkinan besar, Yingluck kabur melalui jalur darat ataupun laut, sebelum terbang ke Dubai.

Dia menyebut, metode lama yang dipakai adalah menggunakan pengawasan intelijen dengan alat atau pemantauan fisik. Kendati demikian, Sitthisad tidak membeberkan metode baru seperti apa yang mereka gunakan.

Sitthisad juga menyetujui permintaan pendukung Yingluck dan oposisi pemerintah, yaitu agar tentara yang menjaga depan rumah mantan perdana menteri itu segera ditarik.

“Publik menuduh kami telah melanggar hak pribadinya dan mengintimidasi. Jadi, kami akan menarik aparat keamanan itu,” ucap dia.