Toyota Tidak Percaya Mobil Listrik akan Cepat Diterima

Mobil listrik menawarkan sesuatu yang baru di industri otomotif, yang telah berjalan selama ratusan tahun. Ia tidak mengeluarkan emisi, tidak juga bersuara. Berbanding terbalik dengan kendaraan konvensional yang ada sekarang.

Meski terlihat seperti keniscayaan sejarah, namun bagi Takeshi Uchiyamada, Chairman Toyota, perubahan tidak akan terjadi begitu cepat. “Kami skeptis akan terjadi pergeseran cepat ke kendaraan listrik murni,” terang Uchiyamada, kepada CNBC, dikutip Kamis (7/9/2017).

Yang terjadi saat ini di beberapa negara yang pertumbuhan kendaraan listriknya tinggi, ujar Uchiyamada, adalah semacam pemaksaan pemerintah kepada pabrikan, tanpa sekalipun memperhatikan kenyamanan atau kebutuhan pengguna, dalam hal ini masyarakat.

“Karena ada peraturan atau Undangundang yang mendorong pengembangan kendaraan listrik mulai berlaku di tempattempat seperti Cina dan Amerika Serikat (AS), para pembuat mobil tidak akan punya pilihan selain melakukan itu, atau risikonya keluar dari bisnis,” tambahnya.

Selain soal konsumen yang tidak dilibatkan, Uchiyamada juga melihat bahwa pabrikan sebetulnya belum terlalu siap, terutama soal teknologi baterai.

“Agar bisa menempuh jarak jauh, kendaraan listrik saat ini perlu dilengkapi dengan banyak baterai yang membutuhkan waktu panjang untuk mengisi daya. Belum lagi masalah masa pakai baterai,” Uchiyamada menambahkan. Durasi isi ulang yang panjang memang jadi masalah yang belum terselesaikan.

Menurut Uchiyamada, dibutuhkan beberapa terobosan lagi sebelum akhirnya mobil listrik benarbenar bisa diterima publik.