Peringatan di Toko Vape Tebet: Semua Penjahat Diproses Internal

Sejumlah pekerja di sebuah toko vape di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, diduga menjadi otak penganiayaan terhadap pria bernama Abi Qowi Suprapto. Pemuda 22 tahun tersebut diketahui meregang nyawa setelah sempat “diburu” akibat dituding mencuri di toko vape tersebut.

Informasi dari Polda Metro Jaya menyebutkan, peristiwa pencurian tersebut tidak dilaporkan ke aparat berwajib, tapi hanya ditangani pemilik dan karyawan toko vape.

Pantauan Liputan6.com, Jumat (8/9/2017), di lokasi terdapat papan pengumuman yang bertuliskan: “Area pengawasan CCTV, semua penjahat akan kita proses internal. Jika masih hidup kita proses lagi, lalu diserahkan ke yang berwajib!!!”

Menyinggung kaitan tulisan dan penganiayaan yang terjadi, penjaga toko yang enggan menyebutkan namanya menolak menanggapi.

Meski demikian, terlihat aktivitas di toko vape ini berjalan normal. Kegiatan jual beli ramai, pengunjung datang silih berganti.

Informasi dari polisi, korban yang berhasil diciduk para terduga pelaku dibawa ke sebuah toko vape di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 29 Agustus 2017 dan dianiaya.

“Korban ditemukan dalam keadaan kritis di Jalan Penjernihan Raya, selanjutnya oleh keluarga dibawa ke RSUD Tanah Abang,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, Jakarta.