Jelang Akhir Jabatan, Djarot Fokus Rampungkan Program Ini

Tak hanya itu, Djarot berjanji akan menyelesaikan revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki.

“Kemudian kita juga kejar untuk menyelesaikan revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki. Ini semua yang bisa kami selesaikan lho ya,” ucapnya.

Djarot menambahkan, ia akan mematangkan sistem pengelolaan keuangan daerah dan tetap dibakukan untuk berbasis emoney atau cashless (tanpa uang tunai). Sebab itu, dalam memantapkan hal tersebut pihaknya akan segera membangun mal pelayanan publik sehingga easy doing bisnis di Jakarta dari tingkat 91 bisa turun menjadi 70.

“Artinya kemudahan untuk berinvestasi atau berusaha di Jakarta apabila perizinan itu dilakukan cukup di satu gedung yang merupakan integrasi pelayanan yang diberikan pemerintah DKI Jakarta maupun yang diberikan oleh pemerintah pusat dalam satu gedung,” terang dia.

Djarot mengaku sudah melakukan peninjauan dan diharapkan dapat selesai pada Oktober 2017 mendatang.

“Kami sudah tinjau dan kami akan selesaikan, mudahmudahan pada bulan Oktober akan selesai, tempatnya di Kuningan,” kata dia.

Meski begitu, mantan Walikota Blitar ini juga menyampaikan ada halhal yang belum berhasil diselesaikan di masa kepemimpinannya menggantikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Sedangkan yang masih belum kita selesaikan itu misalnya untuk penyelesaian pembangunan MRT, LRT, dan penataan trotoar yang nanti insya Allah pada bulan akhir September,” ujar Djarot.

“Kami akan groundbreaking untuk penataan trotoar dan pedestrian mulai dari Benhil sampai nanti arah Monas sebagai konsekuensi dari lebihnya dana untuk bangun Simpang Susun Semanggi, sisanya kita gunakan untuk bangun trotoar,” imbuh dia.