Lumpuh dan Koma karena Paparan Rabies

Rabies adalah penyakit yang disebabkan virus Lyssavirus, yang menyerang otak manusia dan hewan. Virus ini mengikuti saraf perifersistem saraf yang di dalam sarafnya terdiri dari selsel yang membawa informasi ke sistem saraf pusat.

Penyakit ini menyebar dari hewan yang terinfeksi ke manusia melalui cakaran atau gigitan hewan yang terinfeksi virus (anjing, rubah, rakun, kelelawar). Manusia yang terinfeksi rabies tidak langsung merasakan gejala setelah digigit hewan tersebut.

Pada manusia yang terinfeksi, dibutuhkan empat sampai 12 minggu untuk menunjukkan gejala adanya terinfeksi rabies. Gejala awal meliputi kelemahan otot, demam, dan sensasi kesemutan.

Anda mungkin mengalami sensasi terbakar di area tubuh yang digigit. Virus bergerak ke otak dan menimbulkan dua gejala. Pertama, rabies paralitik.

Manusia yang terinfeksi menjadi lumpuh dan koma. Akhirnya, orang tersebut meninggal dunia. Kedua, rabies yang terbakar (furious rabies), orang yang terinfeksi menjadi bersemangat dan hiperaktif.

Gejala rabies lainnya berupa gelisah, halusinasi, insomnia, kelebihan air liur, takut air, dan kesulitan menelan, dilansir dari India, Jumat (29/9/2017).