Panglima TNI: Prajurit Jangan Sakiti Hati Rakyat

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta prajuritnya tetap bersama rakyat, karena rakyat merupakan “ibu kandung” dari TNI.

“Saya minta maaf mungkin ada dan pasti ada prajurit saya yang bekerja di luar kewajibannya,” kata Gatot Nurmantyo usai tabur bunga di Selat Sunda, Selasa (03/10/2017).

Dari atas Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso itu, Gatot menjelaskan kalau TNI adalah salah satu institusi negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi yang diberikan oleh masyarakat.

“Sebagai kepala negara, Presiden menyampaikan jangan sampai ada kegaduhan, tapi harus bekerja, bekerja, dan bekerja,” jelasnya.

Karena itu, kepercayaan yang diberikan oleh “ibu kandung” itu jangan sampai dikhianati, Prajurit TNI jangan menyakiti hati rakyat.

“Ini adalah kerja estafet dari prajuritprajurit saya. Karena sudah dipercaya, maka harus dipertahankan agar tetap dipercaya,” ujar dia.