Wali Kota Amsterdam Meninggal Dunia Akibat Kanker Paru-Paru

Van der Laan yang dianggap sebagai politisi Belanda paling populer dalam beberapa tahun terakhir, dikenal dengan pendekatannya yang tak masuk akal. Meski begitu, ia berhasil mendapat hati warga Belanda.

Setelah mengumumkan penyakit yang ia derita pada Januari 2017, banyak netizen yang memperbincangkan sosok Van der Laan. Terbukti dari banyaknya #VanderLaan di Twitter sebagai bentuk dukungan warga atas kondisi politisi dari Partai Buruh tersebut.

Sementara itu, banyak media lokal yang menyebut sosok Van der Laan sebagai “Pahlawan Rakyat”.

Pada tahun 2013, ia juga sempat divonis mengalami kanker prostat karena kebiasaan merokoknya yang sudah di luar batas.

Pada tahun 2015, ia sempat mendapat skor 7,7 dari jajak pendapat yang dilakukan oleh surat kabar harian De Volkskrant. Nilai itu dianggap tinggi bagi seorang pemimpin yang ada di Negeri Kincir Angin.

Musim panas tahun ini, Van der Laan sempat muncul ke hadapan publik lewat wawancara yang dilakukan oleh sebuah televisi. Penampilannya menarik perhatian satu juta penonton terlebih acara itu disiarkan secara langsung.

Tuan rumah program acara tersebut bertanya, apa yang diharapkan oleh Van der Laan kepada Amsterdam sebagai ibu kota Belanda.

“Saya harap Amsterdam tetap menjadi kota yang indah,” kata Van der Laan sambil menahan air mata.