Penerima Jaringan Gas di Balikpapan Bakal Terpangkas

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan ada penyesuaian penerima pemasangan jaringan gas setempat menjadi 17 ribu pemasangan. Sebelumnya usulan yang disampaikan sebanyak 30 ribu keluarga di Balikpapan yang menerima pemasangan.

“Informasinya jumlahnya akan dikurangi dari usulan sudah diberikan menjadi 17 ribu sambungan,” kata Kepala Bagian Ekonomi Pemkot Balikpapan, Arzaedi Rachman, Selasa (10/10/2017).

Arzaedi menyebutkan, Pemerintah beralasan keterbatasan anggaran menjadi penyebab penyesuaian penerima pemasangan jaringan gas Balikpapan. Selain itu, ada beberapa penambahan kota dan kabupaten lainnya yang berminat menerima program jaringan gas kota.

Saat ini, Kota Balikpapan sudah menerima jaringan gas yang terealisasi di tiga kelurahan yakni Karang Jati, Sumber Rejo dan Karang Rejo. Pemkot Balikpapan ingin agar jaringan gas ini tersebar pula ke beberapa wilayah lainnya diantaranya Gunung Sari Ulu, Sumber Rejo dan Gunung Samarinda.

Namun demikian, Arzaedi mengaku masih menunggu kepastian pemberian kuota penerima jaringan gas yang hendak diputuskan pemerintah. Kementerian ESDM masih menunggu pengesahan APBN 2018 yang dalam pembahasan DPR RI.

“Mereka nantinya akan menyurati seluruh kota/kabupaten penerima jaringan gas kota,” ujar dia.

Ratusan keluarga Balikpapan sudah tersambung jaringan gas rumah tangga dari total proyek percontohan bagi 3.849 rumah tangga setempat.

Perusahaan kontraktor pelaksana melakukan pengerjaan jaringan gas rumah tangga di Kelurahan Sumber Rejo, Karang Jati dan Muara Rapak.

Jaringan gas ini melalui tahap uji coba sebelum dipasang ke rumah warga. Hingga saat ini belum ada keluhan soal kebocoran pipa gas pada proyek Kementerian ESDM ini.