Pesawat R-80 Bakal Jadi Pesaing ATR

Indonesia tengah mengembangkan pesawat dengan nama R80. Pesawat ini bakal bersaing dengan pesawat buatan luar negeri seperti ATR asal Perancis ATR.

Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Habibie mengatakan, pesawat R80 memiliki kapasitas kursi lebih banyak dengan ATR. Kemudian, dari segi harga akan lebih murah dibanding dengan ATR.

“Harganya di bawah tapi mungkin 10 persen, tapi dengan harga punya kapasitas 1015 di bawah kita. Jadi pesawat yang ada di pasar penumpangnya maksimal 72 (kursi) untuk ATR. Kami 8090 jadi minimum 10 persen di atas mereka. Harga kita di bawah harga mereka,” jelas di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Dia menerangkan, yang membuat pesawat ini lebih murah karena diproduksi di dalam negeri. Kemudian, hal itu karena pesawat dikerjakan oleh tenaga ahli di dalam negeri pula.

“Ini semua baru jauh lebih murah di Indonesia, harga man hour jauh lebih murah, signifikan, di sinilah daya saing kita. Kita bisa buat hal yang sama dengan biaya jauh lebih murah,” ungkap dia.

“Engineer kita berpengalaman, PTDI berdiri 1976 berapa orang melalui proses pengembangan pesawat,” sambung dia.

Namun begitu, dia menuturkan, untuk komponen pesawat serta mesin tak bisa ditekan. Lantaran, harga tersebut berlaku sama di tingkat global.

“Tapi kalau barangnya alumunium, enginenya sama. Nggak bisa kita buat lebih murah karena kita beli di pasar, harga dunia, harga global,” ujar dia.

Hal lain yang membuat R80 lebih murah ialah karena pesawat ini jenis baru.

“US$ 1 miliar masih murah. Saya dulu kerja di Boeing 1990an. Waktu itu pesawat 737 itu beralih generasi baru dengan hanya kokpit baru, dengan sayap baru US$ 2 miliar,” tutup dia.