Tragis, Bocah 9 Tahun Tewas Ditindih Wanita Berbobot 140 Kg

Kenakalan anak di bawah umur yang membuat orang dewasa kesal juga pernah terjadi di Amerika Serikat.

Saat itu, seorang bocah berusia 4 tahun dilaporkan tewas dalam bath tub atau bak mandi di kamar mandi. Ia dilaporkan ditendang oleh ibu kandung di bagian perut. Alasannya diduga sepele, garagara balita itu tak mau gosok gigi.

Informasi tersebut disampaikan oleh polisi di Maryland pada tanggal 3 Februari 2017.

Menurut sebuah rilis yang dikeluarkan Kepolisian Montgomery County, personel layanan darurat awalnya menanggapi telepon gawat dari wanita berusia 20 tahun yang diidentifikasi sebagai Iris Hernandez Riva.

Saat itu ia melapor, menemukan anaknya dalam kondisi tak bergerak.

Rilis tersebut menyebutkan bahwa Hernandez Riva mengatakan kepada petugas, putrinya masuk ke kamar mandi.

Selang 15 sampai 20 menit kemudian, suara gaduh terdengar dari kamar mandi, sehingga ia bergegas memeriksa keadaan sang buah hati.

Ketika Hernandez Riva memasuki kamar mandi, dia mengatakan kepada polisi, putrinya itu sudah tengkurap di bak mandi, tak bergerak sama sekali.

Ia juga mengatakan kepada polisi bahwa mulamula kepala sang putri terbentur dinding ruang tamu, kemudian tubuhnya terjerembab ke lantai sebelum masuk kamar mandi dalam kondisi lunglai.

“Hernandez Riva mengaku, saat memeriksa kamar mandi, posisi anaknya sudah tengkurap,” kata polisi seperti dikutip dari News.com.au.

Namun, kecurigaan muncul saat diketahui bahwa perempuan itu baru menghubungi layanan darurat 911 sejam kemudian.

Bocah malang itu dilarikan ke rumah sakit lokal dalam kondisi kritis, sebelum diterbangkan ke Rumah Sakit Anak Medical Center di Washington DC, AS di mana ia dinyatakan meninggal pada 1 Februari 2017.

Polisi mengidentifikasi korban sebagai Nohely Alexandra Martinez Hernandez.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa sehari setelah insiden itu terjadi, Hernandez Riva diduga kuat mengaku pada penyelidik bahwa ia menendang putrinya di bagian perut.

Alasannya, ia murka karena putri kecilnya itu tak mau menggosok gigi.

Keterangan pihak kepolisian tersebut juga menyebutkan bahwa tersangka mengaku, putrinya mengalami sejumlah memar di tubuhnya bekas sabetan sabuk beberapa hari sebelum insiden fatal terjadi.

Hingga akhirnya, wanita itu didakwa kasus kekerasan terhadap anak dan tuduhan penyerangan tingkat pertama.