Miryam Akan Dengarkan Tuntutan Jaksa di Persidangan Hari Ini

KPK Novel Baswedan mengatakan, pemeriksaan saksi Miryam S Haryani terkait kasus korupsi eKTP berjalan lancar. Tidak ada tekanan.

Malahan, kata Novel, Miryam sangat terlihat enjoy menjawab puluhan pertanyaan yang diajukan penyidik. Saat itu pemeriksaan dilakukan bersama penyidik Irwan Susanto.

“Suasana pemeriksaan rileks dan cair, karena saudari Miryam menjelaskan dengan diselingi candatawa,” kata jaksa membacakan BAP Novel Baswedan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin 16 Oktober 2017.

Jaksa melanjutkan, BAP Novel menyebutkan, awalnya Miryam akan mencoba bertahan atau tidak membuka fakta soal dugaan korupsi itu. Menurut BAP Novel, Miryam mendapat bisikan dari rekan di DPR terkait jalannya pemeriksaan di KPK.

Menurut Novel, Miryam membenarkan keterangan seluruh saksi yang pada intinya menerima uang untuk dibagikan ke anggota Komisi II DPR. Namun, kemudian Miryam juga mengoreksi BAPnya sendiri.

“Kemudian (Miryam) memutuskan menjelaskan seluruhnya fakta tentang proyek eKTP,” imbuh jaksa saat membaca BAP Novel.

Miryam diduga kuat menjadi salah satu anggota DPR yang menerima uang US$ 1,2 juta dari proyek senilai Rp 5,9 triliun itu. Uang itu diterima Miryam dari eks pejabat Kementerian Dalam Negeri Sugiharto yang telah divonis bersalah.

Anggota DPR lain yang diduga kuat menikmati uang proyek eKTP, yakni mantan Ketua DPR Ade Komarudin sebesar US$ 100 ribu atau sekitar Rp 1 miliar, dan politikus Partai Golkar Markus Nari yang juga ditetapkan tersangka eKTP, sebesar US$ 400 ribu atau sekitar Rp 4 miliar