Darah Tinggi Selamatkan Mumun dari Ledakan Pabrik Kembang Api

Seperti tersambar petir pada pagi hari. Itulah yang dirasakan Mumun (40) saat mengetahui tempat kerjanya, pabrik dan gudang kembang api di Kosambi, Kabupaten Tangerang, meledak dan terbakar hebat, Kamis.

Dia menangis tersedusedu, sembari menatap kondisi pabrik kembang api yang sudah terbakar habis. “Ya Allah kok jadi begini, ya,” katanya sembari menangis, Kamis, 26 Oktober 2017.

Mumun merupakan seorang ibu rumah tangga yang mencoba mencari uang tambahan di pabrik yang baru dua bulan beroperasi itu. Namun, lantaran penyakit darah tinggi yang dideritanya kumat, hal itu membuatnya tidak masuk kerja pada saat kebakaran hebat terjadi.

“Saya awalnya mau masuk, tapi mendadak darah tinggi kumat, jadi dateng pagi cuma izin saja,” kata dia.

Malam sebelum kejadian pun, Mumun mengaku sudah mempunyai firasat tidak enak. “Susah tidur, kok seperti ada yang dipikirin, perasaan enggak enak,” kata dia.

Mumun mengaku sangat sedih dan berduka karena hampir seluruh temantemannya menjadi korban kebakaran gudang kembang api. Baik yang menjadi korban luka bakar maupun tewas.

“Saya enggak tahu gimana nasib temanteman, ya Allah,” katanya sembari menangis lagi.