Tahun 2050, Tak Ada Lagi Mobil Bermesin Konvensional

Motor Show 2017 (TMS 2017) menjadi ajang untuk Toyota memperkenalkan konsep terbarunya. Salah satunya adalah Concepti Ride.

Keunikan yang terlihat nyata pada iRide adalah tidak adanya roda kemudi. Mengemudikannya tidak menggunakan roda kemudi sebagai mana kebanyakan mobil saat ini. Joystick sebagai pengganti alat pengendalian.

Tidak adanya roda kemudi menjadikan kabin iRide lapang. “Pandangan terbuka dan lebih luas ke depan,” ujar Project Manager Future Project Departement Toyota Motor Corporation, Shouta Ando di arena TMS 2017. Demikian dilaporkan jurnalis Liputan6.com langsung dari Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, Rabu (25/10/2017).

Mobil ini ditujukan bagi kaum difabel. Penerapan pintu gullwing salah satu pemikiran untuk memudahkan akses masuk penumpang.

Awalnya jok pengemudi diposisikan di tengah bila tak ada penumpang. Namun, bila ada penumpang lain, jok diposisikan diagonal demi mendapatkan ruang yang lebih lapang.

Seperti tren mobil konsep lainnya, mobil mungil ini didukung dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). AI Agent sebagaimana yang disebutkan Toyota, menjadi alat bantu yang sangat berguna selama berkendara.

“AI membantu mobil berinteraksi dengan kendaraan lain. Bahkan, AI akan mengerti suasana hati pengemudi,” ujar Ando. Teknologi ini secara aktif mendeteksi preferensi pengemudi.

AI juga dapat membantu pengemudi yang tidak bisa parkir. Teknologi akan mengambil alih sehingga pengemudi, semisal kaum difabel, dapat berkendara dengan lebih baik.