Merawat Yamaha RX King, Perhatikan Ini

KompasOtomotif Mudahnya perawatan menjadi salah satu alasan konsumen memilih merek dan jenis kendaraan. Begitu pula pada motor sport pabrikan Yamaha, yakni RX King.

Stefano Kenrikp, pemilik bengkel motor YTS mengatakan, perawatan motor berkapasitas 135cc ini terbilang mudah. Sebab, mesin motor RX King menerapkan sistem dua langkah kerja untuk pembakaran atau dikenal dengan istilah 2tak.

Sistem ini berbeda dengan motor jenis mesin 4tak, dimana oli mesin lebih boros dan lebih cepat encer karena melumasi seluruh bagian mesin dan bersirkulasi sampai ke silinderkop. Sehingga, perlu dilakukan servis rutin setiap melintas sebanyak 5.000 kilometer atau dua bulan sekali.

Pada motor bermesin 2tak, kata pria yang akrab disapa Anes ini, hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah suplai oli samping ke dalam silinder dan juga head.

Kalau perawatan RX King, yang penting oli sampingnya cukup. Karena oli mesin hanya berfungsi melumasi transmisi dan kopling. Oli mesin enggak kerja keras, yang kerja keras oli sampingnya, Kata Anes saat ditemui di bengkel miliknya di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (6/11/2017).

Baca juga : Harga Yamaha RX King Kian Melambung, Sampai Rp 22 Juta

Oleh karena itu, lanjut dia, mengenai pergantian oli mesin pada RX King dapat dilakukan setiap enam bulan atau bahkan satu tahun sekali. Sementara untuk membersihkan karburator atau servis ringan dapat dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Fachri Fachrudin Salah satu Motor RX King tahun 1995 yang dijual Boy Fajar, saat ditemui dikediamannya di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (5/11/2017).

Hal senada diungkapkan Bonga, reporter Kompas TV yang sehariharinya mengendarai motor RX King guna menunjang tugasnya. Bagi Bonga, motor RX King cocok untuk orangorang dengan mobilitas yang tinggi karena tidak harus setiap satu atau dua bulan pergi ke bengkel servis.

Kalau oli mesin, selama oli sampingnya masih ada, setahun juga bisa enggak perlu diganti. Yang penting (suplai) oli samping. Tapi kalau maintenance untuk menjaga agar motor tetap enak dipakai bisa setiap tiga bulan atau empat bukan dilakukan pengecekan. Misalnya cek karburator dan cek pakingpaking pada mesin, kata Bonga saat dihubungi.

Tujuan pengecekan itu, lanjut Bonga, guna memastikan tidak ada kebocoran oli melalui selasela paking mesin. Jika ada oli yang keluar atau rembes, maka paking mesinnya harus segera diganti dengan yang baru.

Baca juga : Peminat RX King Masih Banyak, tapi Barangnya Langka

Mengenai suku cadang RX King, kata Bonga, masih mudah ditemukan meskipun motor tersebut sudah tidak diproduksi lagi oleh Yamaha. Kalau sparepart di daerah Kebon Jeruk, belakang Pasar Baru dan Otista masih ada banyak yang jual, mau original atau KW (imitasi) juga ada, kata dia.

Untuk diketahui, PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YIMM), ketika itu masih bernama Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) selaku ATPMYamaha memutuskan untuk menyetop produksi RXKing pada 2009 setelah diterbitkan pertama kali pada 1980.

Fachri Fachrudin Salah satu Motor RX King tahun 1997 yang dijual Boy Fajar, saat ditemui dikediamannya di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (5/11/2017).