Kemlu RI: Perlindungan pada 6 Anak Minhati Madrais Jadi Prioritas

Kementerian Luar Negeri Indonesia, melalui Konsulat Jenderal RI di Davao, Filipina, memastikan bahwa memberikan perlindungan kepada enam anak Minhati Madrais merupakan prioritas.

Minhati Madrais adalah WNI yang merupakan istri salah seorang pimpinan kelompok teroris Maute di Marawi.

Keenam anak itu dilaporkan ikut diamankan oleh aparat Filipina kala melakukan penangkapan terhadap Minhati pada 5 November lalu di Iligan City, Mindanao Utara.

“Sebagaimana diketahui, saat ditangkap, Minhati Madrais sedang bersama enam orang anaknya. KJRI Davao memberikan perhatian pada perlindungan enam anak Minhati Madrais,” papar keterangan resmi dari Direktorat Perlindungan WNI Kemlu RI, Minggu (12/11/2017).

“Tim dari KJRI Davao yang hingga saat ini masih berada di lokasi penahanan Minhati di Iligan City, Mindanao Utara, terus memastikan bahwa keenam anak tersebut mendapatkan perlakuan yang layak selama ibunya menjalani proses hukum,” tambah keterangan tersebut.

Enam anak tersebut terdiri dari empat anak perempuan dan dua anak lakilaki. Anak tertua lahir di Mesir pada 2005, ketika Minhati dan suaminya, Omar Khayyam Maute diketahui tengah menempuh pendidikan di Kairo.

Sementara anak bungsu lahir di Marawi pada Januari 2017 lalu. Tiga dari keenam anak tersebut adalah pemegang paspor ganda, Indonesia dan Filipina.

Jadi Prioritas Utama

“Prioritas utama kita saat ini, selain memastikan status kewarganegaraan Minhati, adalah memberikan perlindungan kepada keenam anaknya yang ikut diamankan, mengingat ibunya ditahan oleh aparat. Karenanya, tim dari KJRI Davao selalu di tempat penahanan mendampingi anakanak tersebut,” kata Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI dalam kesempatan berbeda pada 9 November 2017.

Saat ini, pihak Kemlu RI dan tim KJRI Davao juga telah melakukan kontak dengan pihak keluarga Minhati Madrais di Bekasi terkait nasib keenam anak tersebut.

“Kontak kepada keluarga Minhati saat ini adalah mengabarkan kepada mereka bahwa keenam anak itu dalam kondisi sehat dan baik. Terkait anakanak itu akan diserahkan ke keluarga nantinya, ada sejumlah proses yang perlu kita lakukan terlebih dahulu,” tambah Iqbal.

Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda, Juru Bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir melengkapi, “Tentang anakanak Minhati, kita harus konfirmasi status kewarganegaraan Minhati.”

“Setelah itu, kalau memang sudah confirm (sebagai WNI), baru kita ambil langkah selanjutnya. Kita enggak bisa ambil langkah tertentu sebelum ada konfirmasi kewarganegaraan itu.”