Aksi Nekat 4 Sekawan Gasak Rumah Camat di Garut

Tak kalah sama aksi tiga pemuda spesialis pencuri mininarket Yomart di atas, tiga remaja tanggung yang masih duduk di sekolah menengah pertama melakukan aksi serupa yang lebih gila.

NZ (15), AR (13) dan AK (15) tiga pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) daerah Wanaraja, akhirnya diamankan aparat kepolisian setelah sebelumnya kedapatam membongkar konter Handphone (HP) Sejahtera Seluler, di Kampung Cimalaka Desa Wanamekar Kecamatan Wanaraja, Garut.

“Mereka melakukan pembongkaran pada Minggu (1/10/2017) dinihari lalu. Dari TKP, aparat kepolisian menemukan satu buah golok tanpa gagang dan kayu panjang,” ujar Gotam menambahkan.

Terungkapnya kasus pembobolan konter yang dilakukan pelajar tersebut, berasal dari laporan masyarakat yang menemukan salah satu pelaku tersebut menjual barang hasil curiannya merk Advan type T2K lengkap dengan dusnya, di salahsatu konter daerah Wanaraja satu hari setelah kejadian pembongkaran konter.

“Setelah di cek, HP yang dijual sama dengan HP yang ada di konter yang dibongkar, informasi dari konter yang akan membelinya yang jual anakanak,” papar dia.

Tiga hari kemudian kata dia, aparat kepolisian mengamankan ketiga bocah tersebut, dua diantaranya diamankan di sekolahnya yaitu AR dan AK, sementara NZ diamankan di rumah neneknya. “Salah satunya sama dengan data yang diberikan korban dan poto anak lakilaki memakai switer warna merah,” kata dia.

Dari keterangan hasil penyelidikan sementara, ketiga bocah tersebut, masuk ke konter HP dengan cara membongkar jendela konter setelah sebelumnya memanjat tembok dan masuk lewat tangga belakang hingga berhasil membawa handphone yang dijual di konter tersebut.

“Barang buktinya ada 38 handphone berbagai merk dan voucher kuota dan pulsa, total kerugian mencapai Rp 29 juta lebih,” jelasnya.

Dalam menjalankan aksinya ujar dia, ketiga remaja itu memiliki peran yang berbeda. NZ masuk ke dalam konter sementara AR dan AK memantau situasi konter HP dari seberang jalan dan akan memberi kode lewat pesan WhatsApp jika ada sesuatu yang mencurigakan di depan konter HP.

“Atas kelakuannya para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata dia.