Mantan Kiper Timnas Indonesia Puji Luis Milla

Jakarta Mantan kiper Timnas Indonesia, Jendri Pitoy, mengaku senang dengan kinerja Luis Milla. Dia menyebut pelatih asal Spanyol tersebut memberikan kesempatan besar kepada kiper muda untuk unjuk gigi dalam Timnas Indonesia.

Jendri Pitoy datang menyaksikan pertandingan uji coba Timnas Indonesia kontra Guyana di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/11/2017).

Mantan kiper Persikota Tangerang, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya itu datang sebagai analisator pertandingan karena tengah mengikuti kursus kepelatihan lisensi C AFC yang digelar PSSI.

Pada pertandingan tersebut, kiper muda Timnas Indonesia, Awan Setho Raharjo, mendapat kesempatan tampil di bawah mistar gawang.

“Sejak ditangani Luis Milla, saya melihat begitu banyak perubahan. Kiperkiper muda kita saya lihat semakin sering diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bermain bersama Timnas Indonesia. Tentu hal tersebut akan berdampak bagus ketika kiper itu kembali ke klubnya karena kepercayaan dirinya untuk bermain akan semakin tinggi,” ujar Jendri Pitoy kepada Bola.com.

Mantan kiper Timnas Indonesia pada era 2001 hingga 2008 itu juga menilai kesempatan yang diberikan Luis Milla kepada kiperkiper muda membuat semakin banyak kiper muda menonjol di kompetisi antarklub. Ia berharap seiring waktu akan semakin banyak kiper berkualitas lahir sejak usia muda.

“Sekarang di liga juga banyak kiper muda yang menonjol. Setidaknya dari penampilan yang lebih banyak di klub membuat Timnas Indonesia akan semakin banyak pilihan di posisi penjaga gawang. Semoga tahun ke tahun akan semakin banyak kiper berkualitas yang lahir untuk Timnas Indonesia,” lanjut Jendri Pitoy.

Pada kompetisi Liga 1 2017 memang banyak kiper muda yang mendapatkan kesempatan bermain di klub dan mendapatkan panggilan mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia, baik U22 maupun U19.

Awan Setho Raharjo yang masih berusia 20 tahun pun kerap menjadi andalan Simon McMenemy di Bhayangkara FC hingga akhirnya menjadi juara. Selain itu juga ada Kurniawan Kartika Ajie, Dicky Indriyana, Muhammad Riyandi, dan Satria Tama.