Peristiwa Supermoon Pertama 2017 Jatuh pada Akhir Pekan Ini

Meski diklaim akan lebih dekat dengan Bumi, peristiwa Supermoon ini ternyata bukan yang paling besar di 2017.

Supermoon terbesar justru tampak jelas dari Bumi pada 2016 lalu. Peristiwa Supermoon itu juga disebut sebagai Supermoon paling besar dalam 70 tahun terakhir.

Tentu peristiwa tersebut jadi kesempatan langka untuk melihat bulan dengan bentuk terbesarnya dari Bumi. Sebab, jika kamu melewatkan peristiwa langka ini, kamu akan kembali melihat Supermoon dalam waktu terdekat setidaknya pada 25 November 2034.

Bob Breman, astronom dari Slooh Community Observatory, mengatakan jika ingin melihat Supermoon tidak memerlukan alat khusus.

Kamu bisa melihatnya dengan mata telanjang. Sementara kalau ingin mendapatkan pemandangan terbaik dari peristiwa ini, usahakan untuk melihat di tempat yang tidak ada polusi cahaya seperti di perkotaan. Karena, tingkat kecerahan bulan bisa dihalangi cahaya lampu gedunggedung atau awan.

Bulan purnama terjadi setiap bulan ketika matahari, Bumi, dan bulan berada dalam garis sejajar. Supermoon sendiri terjadi ketika bulan berada di titik perigee atau titik terdekat dengan bumi.

Pejabat NASA dalam sebuah pernyataan menjelaskan, dengan dekatnya jarak tersebut, Bulan terlihat 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih cerah di langit.