Perjuangan Fadli si Bocah Penjual Donat Sejak Usia 6 Tahun

Jiwa berdagang bocah penjual donat, Fadli, sudah terlihat dari dia berumur enam tahun. Sebelum menjajakan donat kentang buatan ibunya, siswa kelas 2 sekolah dasar ini nyaris ikut berjualan balon, usaha milik orang lain.

Namun, Fadli yang pada umur segitu sudah merasakan pahit getir kehidupan dengan mencari rongsokan, mendapat tentangan dari sang ibu, Sumasih. Perempuan 44 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci dan gosok tak mau Fadli kena tipu atau diberlakukan yang tidak-tidak.

Larangan itu berhasil mengembalikan “kegiatan” yang pernah ditekuni Sumasih, yaitu berjualan donat kentang. Menurut Sumasih, setelah dilarang berjualan balon, Fadli mengatakan,”Ibu kenapa tidak jualan donat lagi? Fadli bisa kok (bantu jualan). Ibu enggak usah kerja lagi, nanti capek.”

Mendengar omongan Fadli itu buat Sumasih bingung dan nyaris tak percaya. Bagaimana mungkin bocah berumur enam tahun, yang tidak merasakan bangku sekolah dasar untuk pertama kali, berkata demikian.

Sumasih memang pernah berjualan donat kentang, tapi dulu sekali di saat Fadli berumur dua atau tiga tahun. Sumasih tak menyangka, anaknya punya ingatan sebesar itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *