6 ABG Asyik di Hotel, Pesta Nasi Kuning atau Narkoba?

Saat ditemui di ruang SPKT, Markas Polsek Panakkukang, di Jalan Pengayoman, Makassar, pemuda berinisial AK (20), berkilah bahwa dia bersama temannya MR (19) hanya datang ke hotel tersebut untuk mengantarkan makanan kepada keempat teman wanitanya tersebut

“Saya cuma datang bawa makanan, bubur, dan nasi kuning, tibatiba datang polisi menggerebek, akhirnya saya dibawa juga ke kantor polisi,” kata AK kepada Liputan6.com.

Terpisah, NA (19) membantah bahwa saset yang diduga bekas narkotika jenis sabu dan alat kontrasepsi yang ditemukan aparat kepolisian di kamar hotel tersebut adalah miliknya dan temantemannya.

“Demi Tuhan, itu bukan punyaku atau punyanya temantemanku, saya juga bingung tibatiba polisi saat periksa WC bisa dapat itu kondom dan saset,” ucap remaja yang masih berstatus mahasiswi di salah satu universitas swasta yang ada di Makassar itu.

Senada dengan apa yang diungkapkan oleh NA, SDS, pelajar berusia 16 tahun itu, mengungkapkan bahwa dirinya menduga bahwa saset kosong yang diduga bekas sabu dan dua buah alat kontrasepsi yang ditemukan polisi itu merupakan barang peninggalan dari penghuni hotel sebelumnya.

“Itu bukan punya saya, bisa jadi punyanya orang yang sebelumnya menginap di kamar ini. Yang jelas kami tidak ngapangapain di sini,” jelasnya.

Sementara itu manajemen hotel yang berada di Jalan Toddopuli Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, saat dikonfirmasi terkait diamankannya enam ABG di salah satu kamar hotelnya tersebut.