NASA dan Google Berburu Planet Asing

Selama empat tahun, teleskop tersebut telah memonitori sekitar lebih dari 150.000 benda luar angkasa, serta memastikan ukuran dan cahaya yang diperlihatkan, apakah termasuk ke kategori planet atau tidak?

Bagaimana pun ada perbedaan besar antara bagaimana Kepler mencari planet yang mirip Bumi dengan mencari sebuah ‘kehidupan baru’.

NASA mengungkap, teleskop yang ada pada saat ini dinilai tidak kuat untuk meneliti planet tersebut dengan dekat, agar bisa memastikan adanya kandungan air atau oksigen untuk memproduksi fotosintesis.

Dari 5.000 kandidat planet yang ditemukan, kini lebih dari 3.200 planet telah diverifikasi oleh NASA.

“Sebelum Kepler diluncurkan kami tidak tahu soal keberadaan exoplanet di galaksi. Terima kasih untuk Kepler dan komunitas riset pencarian planet. Kini kami tahu harus mencari lebih banyak exoplanet layak huni,” kata Natalie Batalha, kepala riset misi Kepler di NASA.

“Penemuan ini tentunya sejalan dengan misi masa depan kami untuk mengungkap bahwa kita tidak hidup sendiri di alam semesta ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *