Adidas Tak Lagi Besut Fitness Tracker, Ada Apa?

Aplikasi kebugaran yang kabarnya memiliki 70 juta pengguna ini sebelumnya merupakan milik perusahaan publisher yang juga berbasis di Jerman, Axel Springer SE.

“Dengan bergabungnya kami bersama Adidas Group, tak ada yang dapat menghentikan kami untuk menhadirkan aplikasi sempurna bagi kebutuhan kebugaran pengguna,” tulis CEO Runtastic, Florian Gschwandtner, di blog pribadinya.

Adidas sendiri diyakini telah memiliki rencana matang dengan Runtastic. Mereka kemungkinan besar akan mengintegrasikan perangkat pemantau kebugaran miCoach besutannya dengan aplikasi Runtastic.

Selain itu, Runtastic juga dipastikan akan menjadi senjata andalan Adidas untuk bersaing dengan Nike yang telah mapan dengan aplikasi Nike Plus-nya.

Tak hanya Nike, di sektor platform mobile, Adidas juga tertinggal oleh produsen perangkat olahraga asal Amerika Serikat, Under Armour (UA).

UA melakukan invasi besar-besaran di sektor platform mobile dengan mengakuisisi dua aplikasi kebugaran populer, yakni MyFitnessPal dengan mahar US$ 475 juta dan Endomondo seharga US$ 85 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *