Ilmuwan Temukan Kaca Baru yang Mampu ‘Sembuhkan’ Diri Sendiri

Menurut Menurut ahli kimia Chao Wang, saat percobaan dilakukan, material yang dimaksud mampu memperbaiki diri sendiri kurang dari 24 jam.

Wang mengatakan, material ini terbuat dari bahan polimer serta ionic salt yang mampu membuatnya mampu meregang 50 kali dari ukuran aslinya.

Selain itu, terdapat bahan spesial yang dinamakan ion-dipole interaction yang merupakan paduan antara ion bermuatan dan molekul polar. Artinya, saat material tersebut mendapatkan goresan, ion dan molekul saling tarik menarik satu sama lain agar material bisa kembali ke bentuk semula.

Business Insider menyebut, ini adalah pertama kalinya para ilmuwan menciptakan material yang mampu memperbaiki diri sekaligus menghantarkan listrik. Dengan demikian, kata Wang, material ini sangat berguna untuk layar dan baterai smartphone.

Wang memprediksi, material yang mampu memperbaiki diri ini bisa diaplikasikan untuk membuat baterai dan layar smartphone pada tahun 2020.

“Saat ini, proses aplikasi material ke perangkat mungkin masih jauh. Namun saya percaya, material ini bisa diaplikasikan sesegera mungkin pada smartphone dalam tiga tahun ke depan,” kata Wang.

Selain peneliti, perusahaan Motorola juga pernah mengembangkan teknologi serupa. Hal ini diketahui dari paten yang diajukan perusahaan tersebut.

Berdasarkan informasi paten tersebut, layar yang terbuat dari bahan khusus yang bernama shape memory polymer tersebut dapat memperbaiki layar yang retak dengan cara memanaskan layar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *