Berhitung Potensi Cikarang dan Tangerang

Posisi median harga pada Q2 2017 merupakan harga tertinggi sejak dua tahun belakangan. Di mana pada tahun 2015 – 2016, tiap kuartal harga rumah di Tangerang terus naik dari Rp8,68 juta hingga Rp9,17 di akhir kuartal. Penurunan harga sebesar -1,05% baru terjadi dari Q4 2016 ke Q1 2017,” ungkap Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan.

“Pangsa properti Tangerang dan sekitarnya yang terus tumbuh, rupanya sangat menarik keinginan masyarakat baik dari kawasan itu sendiri maupun luar kota untuk membeli rumah di sini. Inilah yang bisa jadi kesempatan pengembang untuk terus berinovasi melahirkan lebih banyak proyek di area favorit ini,” imbuhnya.

Cek di sini untuk pilihan hunian di Tangerang mulai harga Rp300 jutaan.

CIKARANG

Saat ini, tercatat ada lebih dari 4.000 kawasan industri di Cikarang, di mana jumlah pekerja ekspatriat diperkirakan mencapai 21.000. Dengan total ekspatriat sebanyak itu, maka potensial market rentalyang ada di kawasan Cikarang sangat kuat sekali

Fakta inilah yang lantas menjadi magnet bagi pertumbuhan sub sektor properti lain, terutama residensial. Cek di sini untuk aneka pilihan hunian dijual di Cikarang mulai harga Rp300 jutaan.

Tumbuhnya kawasan industri di Cikarang disinyalir sebagai pemacu berkembang pesatnya sektor properti di kawasan timur Jakarta. Tidak mengherankan Cikarang kini punya akses mudah serta infrastruktur teranyar yang mampu menjadikannya semakin menarik di mata investor.

Hal ini juga yang mendorong sejumlah developer untuk membangun hunian sesuai kebutuhan dan selera pasar. Dari sisi keuntungan, pertumbuhan harga residensial seperti rumah tapak dan apartemen yang ada di Cikarang bisa mencapai 10% sampai 20% per tahun.

Rumah.com Property Index mencatat median harga properti di Bekasi, termasuk Cikarang tentunya, pada kuartal empat (Q4) 2017 berkisar Rp5,96 juta per m2, naik 0,95% dibanding Rp5,91 di Q3. Gunakan kalkulator keterjangkauan untuk mengetahui hitung-hitungan cicilan KPR hunian di Cikarang.

Jika dipantau sejak awal tahun, harga terus bergerak naik meski tipis. Di mana pada Q1 2017 median harga masih berada di angka Rp5,84% juta per meter persegi. Sementara untuk mengetahui prediksi pasar properti 2018, klik di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *