Rumah Pertama, Pilih Gaya Modern atau Minimalis?

Minimalis dan modern adalah gaya arsitektur hunian yang banyak dicari pembeli rumah. Kedua gaya ini kerap disandingkan, meski kenyataannya punya definisi dan ciri khas yang berbeda.

Berikut Rumah.com jelaskan sejarah kemunculan dan sifat dari kedua gaya arsitektur tersebut agar tidak salah pengertian.

Dilansir dari situs komunitas arsitek di Indonesia, arsitektur modern muncul karena adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang membuat manusia cenderung memilih sesuatu yang ekonomis, mudah, dan bagus. Hal itu ditandai dengan pertengah abad ke-20.

Karakteristik yang dimiliki arsitektur modern ini pada dasarnya menolak gaya lama (arsitektur tradisional) dan menyederhanakan bangunan sehingga format detail menjadi tidak perlu.

Pada bangunan arsitektur modern lebih fokus pada konsep bentuk, ruang, fungsi, dan konstruksi. Konsep bentuk ditunjukkan dengan bentuk-bentuk geometri yang ditandai dengan penggunaan konstruksi beton bertulang, baja dan bahan-bahan bangunan yang ringan.

Konsep ruang pada arsitektur modern identik dengan bersifat kubisme. Selain itu, konsep ruang haruslah bersifat efisien dan fleksibel.

Kombinasi bentuk, ruang, dan konstruksi itulah yang pada akhirnya mewujudkan fungsi rumah untuk manusia masa kini. Dimana fungsi rumah dianalogikan sebagai mesin untuk tempat tinggal yang murah, mudah digunakan dan mudah dalah hal perawatan.

Contoh perumahan modern di Jabodetabek antara lain Pakuan Regency. Melalui perumahan ini, pengembang PT. Mitramandala Semesta Pusaka mengangkat konsep “modern living meets nature”, hunian modern yang menyatu dengan hijaunya alam dan segarnya udara sejuk kota Bogor.

Mengenai harga, pengembang membanderol unit rumahnya kisaran Rp420 juta sampai dengan Rp1,6 miliar. Pakuan Regency berlokasi di Jalan Raya Dramaga KM7, Amparan Jati Blok B 09/10 Bogor Barat.

Aryana Karawaci juga mengusung gaya yang sama. Bedanya gaya modern dikombinasikan dengan sentuhan Bali agar terasa lebih menarik.

Untuk kisaran harga, klaster Green Aryana Karawaci, hunian dengan tipe 36-72 dibanderol dengan harga mulai dari Rp 600 jutaan sementara klaster Flora Aryana dengan tipe hunian 2 lantai dihargai mulai dari Rp 650 jutaan per unit. Sedangkan untuk ruko tipe Rutisi 62/45 dan tipe 64/67 dengan harga mulai dari Rp 700 jutaan.

Satu lagi perumahan bergaya modern adalah Green Leaf. Harga rumah di klaster modern ini dipatok mulai Rp1 miliaran. Jarak perumahan dengan pintu tol Jakasampurna terpaut sekitar tiga kilometer.

Jika tertarik memiliki salah satu unit rumah dari tiga klaster modern di atas, bisa menggunakan jasa agen properti yang daftarnya bisa dilihat langsung di halaman Cari Agen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *