Kawanan Domba Menginvasi Pangkalan Militer NATO di Rumania

Pangkalan militer NATO yang dibangun Amerika Serikat di Deveselu, Rumania selatan, menghadapi musuh yang tidak diduga, yaitu kawanan domba.

Pejabat mengatakan, gerombolan domba tersebut terlihat asik makan rumput di dekat pagar pangkalan NATO dan mengganggu sistem alarm keamanan.

Kementerian Pertahanan Rumania bahkan kesulitan untuk mengatasi problematika tersebut. Mereka berupaya keras membujuk seorang petani setempat untuk menjauhkan domba-domba.

Pangkalan yang dibangun dengan biaya US$ 800 juta itu digunakan untuk mencegah serangan misil balistik terhadap anggota Persekutuan NATO.

Pangkalan NATO diresmikan dengan upacara militer bulan Mei 2016, namun beberapa tahun sebelum pangkalan dibangun, seorang petani dari Desa Stoenesti membeli tanah dekat pangkalan.

Ia lalu memanfaatkan lahan itu untuk menggembala domba ternaknya.

Para pejabat AS di Rumania menegaskan kepada jajaran mereka bahwa membiarkan domba berkeliaran beberapa meter dari pagar pangkalan NATO bisa mengganggu keamanan.

“Hewan-hewan itu mengganggu sistem alarm keamanan. Domba tidak seperti manusia. Hewan tidak menghormati peraturan dan bergerak di luar batas yang ditentukan, masuk ke bagian-bagian yang penuh sensor, menyentuh pagar dan memicu sistem alarm,” ujar Walikota Stoenesti Alexander Damian, dikutip dari VOA Indonesia, Kamis (17/1/2018).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *