Mantan Kiper Inter Pagliuca Bangga Tak Pernah Kalah Derby vs Milan

Bisnis.com , JAKARTA – Mantan kiper Inter Milan Gianluca Pagliuca, yang main untuk klub Serie A Italia itu pada 1994 hingga 1999, bangga tidak pernah kalah dalam 10 pertandingan derby melawan AC Milan. “Saya tidak terkalahkan pada 10 derby, jadi saya sangat bangga. Saya akan diingat karena tidak pernah kalah di Derby della Madonnina,” ujar Pagliuca sebagaimana dilansir laman resmi Inter pada Selasa (6/12/2016). Gianluca Pagliuca ketika masih aktif bermain – Reuters Rekor yang diukir Pagliuca itu belum bisa dipecahkan oleh pemain Inter mana pun. Menurut pria berusia 49 tahun itu, saat dia pindah dari Sampdoria menuju Inter Milan pada 1994, klub yang ketika itu dipimpin Presiden Massimo Moratti memiliki skuat bagus. Namun, Pagliuca baru bisa mengangkat trofi pada musim 1997-1998, di mana Inter yang saat itu dilatih Luigi ‘Gigi’ Simoni berhasil memenangi Piala UEFA, yang kini menjadi Liga Europa. “Simoni seperti seorang ayah bagi kami, semua orang mencintainya. Sayang ada skandal pada musim itu, termasuk saat laga Juventus versus Inter yang semua orang mengetahuinya. Namun saya tetap menganggap scudetto musim itu menjadi milik saya,” tutur Pagliuca. Dikutip dari berbagai sumber, derby Inter Milan dan Milan yang lazim disebut Derby della Madonnina sudah berlangsung selama 405 kali di berbagai kompetisi. Dari jumlah tersebut, Inter memenangi 146 laga, sementara Milan 137 pertandingan. Khusus di Serie A, kedua tim bertemu 165 kali. Terakhir, Inter dan Milan berhadapan pada akhir November 2016 di liga dengan hasil akhir 2-2. Ketika itu, gol Inter dicetak Ivan Perisic dan Antonio Candreva. Gol AC Milan seluruhnya dibuat oleh gelandang berusia 23 tahun asal Spanyol, Jesus Joaquin Fernandez Saenz de la Torre alias Suso. Sumber : Antara/Inter.it Baca Juga : Hasil Liga Italia: 2 Gol Callejon Bawa Napoli Hajar Palermo 3-0 Ligue 1 Prancis Masuki Matchday Ke-4, Guingamp Memimpin Bundesliga Masuki Pekan Kedua, Ini Klasemennya Tag : inter milan, ac milan Editor : M. Syahran W. Lubis

Sumber: Bisnis