Pemerintah Sedang Evaluasi Konsultan Aing Bangun Kilang Minyak

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah sedang mengevaluasi konsultan internasional yang akan membangun kilang yang memproduksi 300.000 barel/hari. “Evaluasi dilakukan BUMN di bawah Kementerian Keuangan,” kata A Edy Hermantoro, Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bersamaan dengan itu, Kementerian ESDM juga tengah menyusun spesifikasi teknis kilang bersama dengan salah satu perguruan tinggi. Tiga BUMN di bawah Kementerian Keuangan itu membentuk konsorsium guna menetapkan konsultan internasional. Setelah itu, konsultan internasional akan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, terkait spesifikasi teknis kilang. Spesifikasi teknis yang disusun Kementerian ESDM ini antara lain jenis minyak yang akan digunakan, jenis BBM yang dihasilkan dan produk petrokimia lain yang akan dihasilkan. Ini bertujuan untuk meningkatkan keekonomian kilang. “Dari konsultan internasionalnya akan digabungkan dengan teknologinya. Kira-kira investasi yang dibutuhkan berapa,” jelasnya. Hasil koordinasi kemudian ditetapkan dokumen penawaran untuk para investor yang berminat. Rencananya, pemerintah akan mengajak investor untuk melihat lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kilang pada September mendatang. Agar pembangunan kilang ini dapat berjalan sesuai rencana, pemerintah juga akan membentuk tim task force yang beranggotakan para pakar yang pernah berkecimpung dalam dunia kilang. Rencananya kilang minyak ini dibangun di Bontang, Kalimantan Timur. Pemerintah telah menyediakan lahan seluas 900 hektar serta tax holiday 15 tahun. Selain itu juga sudah ada kepastian pasokan minyak mentah dari Irak sebanyak 300 ribu barel/hari. Dirjen mengaku perlunya membangun kilang ini untuk mengurangi ketergantungan impor BBM, menghemat devisa negara dan menjaga stabilitas nilai tukar serta memacu pertumbuhan industri domestik dan pasar tenaga kerja. (setiawan/sir)

Sumber: PoskotaNews