5 Hal Yang Bisa Dipelajari Dari Hasil Seri Real Madrid vs Gijon

Daftar Sbobet Pahit rasanya bagi Rafael Benitez sebagai pelatih baru Real Madrid yang menggantikan Carlo Ancelotti. Dengan sejumlah pemain bintang, sebut saja Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Sergio Ramos, mereka tak bisa mencetak kemenangan menghadapi klub promosi Sporting Gijon, Minggu (23/8). Harapan akan adanya sesuatu yang baru dengan kedatangan Benitez dan rekrutan baru Kovacic, ternyata diluar dugaan, nihil. Mereka hanya bisa bermain 0-0. Berikut ini ada 5 pelajaran yang bisa diambil dari performa awal Madrid musim 2015/2016: 1. Benitez memilih mencadangkan James Rodriguez. Pertandingan pertama melukiskan skema apa yang dipikirkan oleh Benitez. Dia lebih memilih Keylor Navas sebagai kiper dibading Kiko Casillas. Di belakang, Raphael Varane dipasang di depan Pepe meski masih cedera. Di depan Gareth Bale ditempatkan pada posisi tengah, yang seharusnya tempat Jese atau James Rodriguez. James sendiri nampak tak puas hanya masuk sebagai pemain pengganti, ia lebih siap main sejak menit awal. 2. Bale tak bisa leluasa. Benitez kurang memberikan tempat yang luas bergerak bagi Bale yang sebenarnya memiliki skill tinggi. Bale terpaksa main lebih ke dalam sehingga tidak bisa langsung melesakkan bola ke gawang. Namun, dari semua pemain Madrid, termasu Ronaldo, Bale merupakan pemain yang memberikan tekanan paling besar ke jantung pertahanan Sporting Gijon. 3. Posisi sayap dan penyerang tengah kurang dimaksimalkan. Kebuntuan Real Madrid yang tak bisa membongkar pertahanan Sporting Gijong karena posisi sayap dan penyerang tengah tidak dimanfaatkan. Bale seharusnya bisa bergerak lebih bagus jika ditempatkan di sayap, sementara James Rodriguez pas untuk penyerang lubang yang biasa ditempati Karim Benzema. Madrid kurang maingoal.com) lebih terbuka lebar. 4. Real Madrid unggul ball possession dan tendangan ke arah gawang. Sebagai tim kaliber, sudah benar Benitez mengarahkan pemainnya untuk menguasai bola. Tampak dalam statistika, ball possession Madrid lebih tinggi dibanding tuan rumah Gijon: 67% berbanding 33%. Tendangan ke arah gawang Madrid pun lebih tinggi: 27 kali berbanding 6 kali. Namun yang masih kurang adalah akurasinya. (Foto: yahoo.com) 5. Tekanan bertambah bagi Benitez. Hasil imbang ini tentunya memberi tekanan tersendiri bagi pelatih Benitez, serta bintangnya, Ronaldo, untuk segera bangkit untuk merebut gelar juara La Liga dari saingan lamanya, Barcelona. (Foto: goal.com)

Sumber: Bolalob