Produksi Madu Indonesia Capai 5.000 Ton

Rimanews – Kementerian Kehutanan menyebutkan produksi madu yang dihasilkan petani Indonesia baru mencapai 5.000 ton setahun. “Itu hasil madu para petani yang dihasilkan dari jaringan madu hutan Indonesia,” kata Direktur Bina Perhutanan Sosial Pengelolaan Direktorat Jenderal Bina Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Wiratno di Mataram, Rabu (15/10). Baca Juga DKI Akan Buat Underpass Mampang Kuningan Raksasa Internet Jepang Investasi Rp 664 Triliun di Amerika Pemerintah Tetapkan Patokan Harga Ayam Namun, meskipun jumlah madu yang dihasilkan petani di negeri ini jumlahnya sudah mencapai 5.000 ton per tahun. Tetap saja Indonesia, belum bisa memenuhi kebutuhan madu di pasaran internasional. “Kebutuhan madu di luar negeri itu 15 ribu ton per tahunnya. Tapi kita baru bisa menghasilkan 5.000 ton, malah terkadang dibawah itu,” ucapnya. Menurut dia, selama ini para petani yang masuk dalam pasar jaringan madu Indonesia, jika dilihat dari sisi pola pengembangan, pemeliharaan, pengolahan hingga pemasaran produk madu masih sangat sederhana. Sementara, kebutuhan akan madu selalu meningkat setiap tahunnya. “Ini lah yang ingin kita kembangkan dan pasarkan melalui jaringan madu hutan Indonesia, sehingga ada nilai tambah yang dihasilkan dari produk madu bagi para petani,” jelasnya. Sebab, diakui Wiratno, selama ini hasil atau keuntungan dari produksi madu yang dihasilkan para petani selalu dinikmati para tengkulak. Selain itu, untuk lebih meningkatkan daya dukung madu hutan Indonesia, kata Wiratno, Kementerian Kehutanan akan membuat daerah percontohan pengembangan madu. Provinsi NTB telah ditetapkan sebagian daerah pencontohan pengembangan madu tersebut. “Jadi kita buat ini sebagai percontohan agar ada nilai tambah bagi petani, sehingga tidak bergantung terhadap tengkulak,” imbuhnya. Oleh karenanya, ia berharap agar pengembangan madu hutan Indonesia tersebut bisa terus berkembang, sehingga dapat meningkatkan dan nilai tambah bagi petani. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Madu , Kemenhut , petani indonesia , bisnis , Ekonomi

Sumber: RimaNews