Terpojok, Takut Kehilangan Jabatan

Daftar Sbobet Jangan mengulur waktu terus. Persiwa Wamena mendesak PSSI untuk segera menjadwalkan pertemuan kedua Komite Bersama. Pertemuan sudah beberapa kali gagal, dan ini menempatkan Indonesia dalam bidikan sanksi FIFA. Jika kisruh tak selesai sampai September mendatang, maka FIFA tak lagi memberi ampun Indonesia. “Djohar merasa terpojok dan takut tak jadi pengurus lagi,” kata Agus Santoso, Asisten Manajere Persiwa, saat dihubungi Super Soccer, Jumat (3/8) malam. Djohar yang dimaksud Agus adalah Djohar Arifin Husin, Ketua Umum PSSI. “Jujur saja, dari kubu mana sih yang mbalelo? Yang ngulur-ngulur rapat JC (Joint Committee)?,” tukas Agus. Sebelumnya, Djohar Arifin Husin kepada wartawan di Jakarta mengatakan bahwa pihaknya tak pernah menunda-menunda pertemuan kedua Komite Bersama yang merupakan agenda yang telah ditetapkan dalam MoU di Kuala Lumpur, Malaysia, pada pekan pertama Juni 2012. Pertemuan pertama sendiri sudah digelar di Jakarta beberapa pekan silam, di mana perwakilan AFC dan FIFA turut hadir. Djohar malah menuding pihak Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) pimpinan La Nyalla Mattalitti-lah yang terus menunda pertemuan. Belum diketahui secara pasti, kapan pertemuan kedua akan digelar. Saleh Mukadar, kolega Djohar Arifin Husin, dua hari silam menuturkan bahwa pertemuan akan digelar usai lebaran mendatang. Yang jelas, apabila Komite Bersama tak mampu menyudahi karut marut saat ini, maka FIFA selaku Otorita Sepak Bola Dunia akan mengambil langkah tegas.

Sumber: Supersoccer.co.id