Divonis 12 Tahun Penjara, Putra Mahkota Samsung Ajukan Pembelaan

Vice Chairman Samsung Electronic Jay Y Lee (Lee Jaeyong) dijatuhi hukuman 12 tahun penjara. Lee sendiri terlibat kasus penyuapan mantan Presiden Korea Selatan Park Geunhye.

Tak terima dengan vonis tersebut, Lee akhirnya menolak untuk mengakui kesalahannya dengan membela diri ke pengadilan.

Ia tak ingin dijatuhi hukuman berat. Sebab, jika pengadilan benar memutus Lee bersalah, dirinya akan menjadi petinggi perusahaan konglomerat Korea Selatan yang menerima hukuman penjara paling lama.

“Saya tak ada niat meminta apaapa ke siapa pun untuk kepentingan pribadi dan perusahaan, apalagi Presiden. Saya benarbenar menyesal karena telah mengecewakan, saya minta maaf,” ujar Lee dalam pembelaannya sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com via Reuters, Selasa (8/8/2017).

Berdasarkan keterangan jaksa penuntut, Samsung menyogok Geunhye dengan cara mendanai karier putri Geunhye di olahraga berkuda. Alasannya sematamata hanya untuk “mengamankan” posisi Lee di Samsung.

Tak cuma itu, Lee juga memberikan uang sogokan sebesar US$ 37,19 juta kepada organisasi dan perusahaan milik Geunhye.

Kasus penyuapan Lee terhadap Geunhye dianggap sebagai lanjutan dari kasus yang terjadi pada awal Januari 2017, di mana Lee juga menyuap salah satu tangan kanan Geunhye bernama Choi Soonsil.

Sebuah sumber menyebutkan, Lee menyuap Choi dengan nilai US$ 36 juta atau setara dengan Rp 480 miliar. Tujuannya, supaya ia mendapatkan dukungan dari pihak pemerintah Korea Selatan soal rencana akuisisi Samsung dengan perusahaan Cheil Industry.

Samsung sendiri tidak mau angkat bicara soal penangkapan Lee. Pun demikian, Lee dengan juru bicaranya enggan membahas kasus ini secara mendalam.