Enak Beli Rumah Jadi atau Bangun Rumah Sendiri?

Karena alasan selera, beberapa orang lebih tertarik membangun rumah sendiri daripada membeli rumah yang disediakan pengembang. Dua jalan ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Membangun rumah sendiri, meski perlu proses sedikit lebih lama untuk menempatinya, namun ada kepuasan dan rasa bangga saat melihat kondisi rumah rampung total. Di satu sisi, perumahan klaster yang dikembangkan oleh developer seringkali dianggap lebih punya ‘gengsi’.

Beli dari Pengembang

Faktor keamanan menjadi salah satu penyebab banyak orang akhirnya memilih untuk tinggal di perumahan. Apalagi perumahan masa kini hanya memberlakukan satu jalur keluar-masuk (one gate system), bahkan ada juga yang menerapkan sistem ID Card.

Di samping itu, pertimbangan lainnya adalah perumahan klaster dirancang secara ekslusif dibanding kawasan pemukiman. Beberapa fasilitas umum yang biasanya disediakan meliputi taman bermain, kolam renang, area ibadah dan lapangan olahraga.

Rumah di klaster juga biasanya punya banyak area taman bermain dan cenderung sepi dari lalu lalang kendaraan sehingga lebih aman untuk anak-anak beraktivitas. Tidak hanya itu, tersedia juga lebih banyak area hijau dengan jajaran pohon rindang dibanding kawasan pemukiman.

Bangun Rumah Sendiri

Meskipun Anda tidak bisa memprediksi seberapa lama akan tinggal disana, namun setidaknya rumah tersebut akan menjadi warisan bagi anak cucu Anda di masa depan.

Untuk itu ketika mendesain rumah sendiri, pilih segala sesuatu yang klasik dan timeless, sehingga bisa bertahan lama dalam jangka waktu yang panjang.

Perhatikan juga aspek kesehatan rumah seperti ventilasi, jendela, sistem air dan listrik, sampai juga penataan taman yang praktis.

Selanjutnya, jika ingin membangun rumah secara hemat, tepat, dan cepat, ada baiknya pilih bahan bangunan yang praktis, berkualitas bagus, awet, dan harga yang relatif terjangkau. Perkembangan zaman bahkan memungkinkan untuk membangun rumah dalam waktu lebih singkat.

Misalnya dengan memanfaatkan material dari Durock Exterior Drywall yang diciptakan sebagai pilihan terbaik untuk elemen eksterior nonstruktural seperti fasad, area dekoratif, plafon, dan lain sebagainya.

“Papan gipsum ini dapat menjadi solusi eksterior bangunan yang tahan terhadap kondisi cuaca ekstrim, seperti panas, angin kencang, dan kondisi kelembaban tinggi. Bila dibandingkan dengan struktur dinding eksterior konvensional, proses instalasi drywall dari Durock diklaim 6x lebih cepat.

Bahkan bobotnya 10x lebih ringan, ramah lingkungan, dan lebih hemat energi. Hal ini membuat biaya instalasinya lebih efisien dengan hasil optimal,” kata Raden Krisma Hadianto, Product and Strategy Manager USG Boral.

Kelebihan lainnya, material tersebut memiliki kekedapan suara sampai 55 STC (sound transmission class) dan punya performa tahan terhadap api. Mengapa demikian, sebab secara struktural sudah mengandung jumlah air yang memadai.

Eksterior drywall ini pun sudah diuji tahan gempa hingga kekuatan 6,1 SR. Tak heran, produk ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang akan membangun rumah untuk jangka waktu panjang sampai 30 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *