Guardiola: Leicester Bisa Sikat Liverpool Karena Claudio Ranieri

Menurut Pep Guardiola, kemenangan tersebut memang diraih setelah Leicester sudah tak diasuh Ranieri, tapi tetap saja hasil positif tersebut terjadi karena Ranieri telah menanamkan gaya permainan Leicester yang juga terbukti dalam pertandingan kemarin.
Leicester sebenarnya sangat diragukan untuk bisa bermain bagus melawan Liverpool dalam kondisi timpang seperti itu. Tapi, Craig Shakespeare yang merupakan mantan asisten Ranieri dan menjadi manajer sementara Leicester bisa memberikan suntikan kepercayaan diri kepada tim ketika mereka sudah ditinggal oleh sosok manajer yang memberikan sejarah besar bagi klub musim lalu.
Melawan Liverpool, tuan rumah bermain luar biasa dan bahkan bisa unggul tiga gol terlebih dahulu melalui dua gol Jamie Vardy dan satu lagi dari Daniel Drinkwater. Benar bahwa kemenangan itu diraih setelah Ranieri lengser, tapi menurut Guardiola hal itu tetap tidak akan terjadi jika musim lalu tak ada nama Ranieri disana.
Saya terkejut karena kemarin kita bisa melihat peninggalan besar Claudio di Leicester dalam laga melawan Liverpool. Bagaimana cara mereka bermain adalah yang selama ini ditekankan oleh Claudio. Cara mereka bermain kemarin sama seperti ketika mereka pertama kali diasuh oleh Claudio, bilang Guardiola.
Berkat kemenangan tersebut, Leicester berhasil mentas dari zona merah. Koleksi poin mereka memang masih jauh dari kata aman untuk menghindari degradasi namun Guardiola meyakini bahwa Leicester akan selamat. Untuk Ranieri sendiri, Guardiola juga pede bahwa kompatriotnya itu akan segera mendapatkan pekerjaan baru.
Saya yakin Claudio akan segera mendapatkan tawaran melatih di klub baru. Ia akan segera mendapatkannya dan akan melakukan hal luar biasa lagi disana.

sports-liputan6.com keluaran sgp hari ini Sumber: Sidomi