Ketika Abu Vulkanik Gunung Sinabung Kembali Guyur Karo

Hingga saat ini, ada delapan posko pengungsian korban erupsi Gunung Sinabung yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Karo, yaitu di Berastagi, Kabanjahe, Simpang Empat, dan Tiganderket. Masingmasingmasing posko berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Gunung Sinabung.

Natanail juga menyampaikan, untuk kebutuhan pengungsi sampai pada saat ini telah dipenuhi pemerintah pusat. Tapi, ada yang belum dibicarakan pihaknya dengan pemerintah, seperti halhal terdampak yang tidak diungsikan. Misalnya, lahan pertanian yang terkena hujan abu hingga mengalami kerusakan.

“Ini kan belum ada perhatian ke mereka, para warga selaku pemilik lahan pertanian itu. Dan ini hampir semua lahan, hingga aktivitas pertaniannya terganggu,” ia menerangkan.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan pada 25 September hingga 26 September 2017, Gunung Sinabung tampak jelas hingga kabut. Namun, asap kawah putih tipis teramati dengan tinggi 50100 meter di atas puncak.

Laporan aktivitas terkini Gunung Sinabung yang berstatus Awas Level IV (Awas) sejak 2 Juni 2015, seperti diinformasikan laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Melalui rekaman seismograf, tercatat 2 kali erupsi atau letusan, teramati kolom abu putih keabuan tebal mencapai ketinggian 4.000 meter di atas puncak condong ke timurtenggara. Terekam 52 kali guguran lava dan secara visual teramati meluncur sejauh 5001.000 meter ke arah tenggaratimur dan selatan.

Adapun bendungan di Sungai Laborus, terbentuk akibat penumpukan endapan awan panas, dan masih berpotensi menyebabkan lahar atau banjir bandang jika bendungan jebol.

Terkait hal itu, warga dan pengunjung diimbau agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari puncak, dan secara sektoral dari puncak dalam jarak tujuh kilometer ke selatantenggara, enam kilometer ke tenggaratimur, dan empat kilometer timurutara.

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus, maka penduduk yang bermukim di hilir sekitar daerah aliran Sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan, karena bendungan ini sewaktuwaktu dapat jebol akibat tidak kuat menahan volume air, sehingga mengakibatkan lahar atau banjir bandang ke hilir.