KPK Akan Jerat Legislator Lain yang Terlibat Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tuntas kasus dugaan korupsi eKTP. Salah satunya dengan menjerat pihakpihak yang diduga menikmati aliran dana proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

“Tidak tertutup kemungkinan kami akan memproses pihak lain yang ikut bertanggung jawab dalam kasus ini,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (27/9/2017).

Dia mengatakan, KPK tengah memperkuat bukti untuk menjerat legislator lainnya di DPR. Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan dua tersangka dari penghuni Senayan, yakni Ketua DPR Setya Novanto dan politikus Golkar Markus Nari.

Dalam dakwaan kasus tersebut, banyak nama anggota DPR yang diduga menikmati uang haram eKTP.

Mereka antara lain Melcias Markus Mekeng sejumlah US$ 1,4 juta, Olly Dondokambey US$ 1,2 juta, Chaeruman Harahap sejumlah US$ 584 ribu dan Rp 26 miliar, Ganjar Pranowo sejumlah US$ 520 ribu, serta Agun Gunandjar Sudarsa selaku anggota Komisi II dan Banggar DPR RI sejumlah US$ 1,047 juta.

“Dari pihak legislatif yang pada saat itu ikut membahas proses penganggaran atau diduga menikmati sejumlah aliran dana. Pihakpihak inilah yang kami gali secara terusmenerus peran dan indikasi keterlibatannya,” kata Febri.

Febri menuturkan, perkara ini melibatkan tiga klaster besar yang terus diusut oleh pihaknya, yakni dari Kemendagri, legislatif, dan pihak swasta.

“Kemudian pihak swasta, ada yang terkait langsung dalam proses pengadaan. Dari pihak swasta juga sudah kami proses, seperti Andi Agustinus,” kata Febri.