Peran Mahasiswa Sosialisasikan Pemilu di Masyarakat Dipertanyakan

RIMANEWS– Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Supriadi Narno mengatakan mahasiswa harus bisa berperan total dalam melakukan sosialisi, penyadaran serta pendidikan politik bagi masyarakat dalam rangka menghadapi pemilihan umum (Pemilu) 2014, ini sesuatu yang penting dilakukan untuk mendorong terciptanya demokrasi yang berkualitas dan mencegah terjadi politik uang, tambahnya “Hal itu juga penting bagi kehidupan bernegara dalam jangka panjang,” kata Supriadi dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu malam (29/1). Dia menegaskan, jika mahasiswa setuju pemilu 2014 memiliki urgensi dan dampak panjang, maka harus ada andil positif yang diberikan sebagai wujud tanggung jawab berbangsa dan bernegara. “Memboikot pemilu pun tidak memberi dampak apa-apa ditengah keringnya keteladanan dan trust antar anak bangsa,” sambung dia. Mahasiswa, lanjut dia, harus bisa mengajak masyarakat pemilih untuk mengenal secara baik dan objektif wakil-wakilnya di Pileg maupun Pilpres mendatang. Hal itu, agar nantinya masyarakat tidak terjebak memilih “kucing dalam karung”. “Paradigma terhadap pemilu yang berkaitan dengan materi harus diubah sebagai sebuah proses melahirkan pemimpin yang baik,” demikian Supriadi. (Wrh/RM/rmol) Baca Juga Mahasiswa Binus Tewas di Gunung Pangrango, Satu Kritis Fokus Pemilihan Presiden, PM Prancis Mundur Mahasiswa Gantung Diri di Kamar Mandi Stres Karena Pemilu Dialami Sebagian Warga AS Wanita Berhijab Terpilih Sebagai Anggota DPR Negara Bagian di Amerika Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Nasional , Pemilu , Mahasiswa , Masyarakat , Nasional , Pemilu , Mahasiswa , Masyarakat , Nasional , Pemilu , Mahasiswa , Masyarakat

Sumber: RimaNews