Pra PON Tersendat, PSSI Salahkan Tim Transisi

Live Draw Sgp VIVA.co.id – Komite Eksekutif (Exco) PSSI mengelar rapat di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin 12 Oktober 2015. Rapat yang diikuti 15 anggota Exco tersebut berlangsung sekitar dua jam. Beberapa masalah jadi bahasan. Mulai dari kisruh penyelenggaraan Pra PON, kedatangan FIFA hingga isu penyelenggaraan Kongres Luar Biasa. Terkait masalah Pra PON, PSSI tetap beranggapan surat dari Tim Transisi yang menjadi biang masalah terganggunya kegiatan Pra PON di beberapa provinsi. Seperti dilaporkan, hanya Papua, tuan rumah yang mampu mendapat izin untuk menggelar pertandingan. “PSSI diminta PB PON atau KONI dalam konteks perangkat pertandingan. Dalam konteks itu Asprov PSSI di daerah sudah siap melaksanakan sekaligus mengurus perizinan. Namun akhirnya perizinan tidak tembus. Atas dasar itu kami mengembalikan kepada KONI pusat atau PB PON,” ujar anggota Exco PSSI, Gusti Randa, kepada wartawan. “PSSI tetap bisa melakukannya (perangkat pertandingan), namun soal izin keramaian minta kepada PB PON itu sendiri untuk mengurusnya. Hal itu untuk mencari kepastian karena PSSI sudah tahu sekali kalau tim-tim provinsi sudah sangat siap,” imbuh dia. Sementara itu, PSSI membantah bakal akan menggelar KLB dalam waktu dekat. Induk sepakbola nasional ini juga tak ambil pusing dengan suara sumbang yang menyerukan agar KLB segera digelar untuk menyudahi konflik dengan Kemenpora. “PSSI tidak merencanakan atau memikirkan pelaksanaan KLB. Karena kita tahu perencanaan KLB sudah diatur dalam statuta FIFA. Jadi apapun yang disuarakan orang-orang soal KLB sudah jelas bahwa sampai saat ini tidak ada desakkan KLB dari satupun anggota PSSI,” tutur anggota Exco PSSI lainnya, Diza Rasyid.

Sumber: VivaNews