PSG Vs Madrid: Ajang Pembuktian Tim Terbaik

Live Draw Sgp VIVA.co.id – Pentas Liga Champions akan menyajikan partai panas di Grup A. Paris Saint-Germain akan menjamu Real Madrid di Stade Parc des Princes, Rabu 21 Oktober 2015 (Kamis dini hari WIB). Duel ini diyakini bakal sengit. Sulit diprediksi siapa yang bakal keluar sebagai pemenang. Maklum, PSG dan Madrid sama-sama punya skuad mentereng. Dari statistik di papan klasemen Grup A, kekuatan kedua tim juga relatif seimbang. Keduanya sama-sama berada di papan atas klasemen dengan mengkoleksi 6 poin, hasil dari kemenangan di dua laga pertama. Madrid dan PSG selalu menang meyakinkan dan belum kebobolan. Madrid memuncaki klasemen dengan koleksi 6 gol (Setelah melumat Shakhtar Donetsk 4-0, El Real menggasak Malmo FF 2-0). Sementara PSG berada di posisi kedua setelah kalah agresifitas gol. Ibrahimovic Cs baru mengkoleksi 5 gol. (PSG menggasak Shakthar Donetsk 3-0 dan menekuk Malmo FF dengan skor 2-0). “Secara kemampuan teknik, Real Madrid tim terbaik yang pernah saya latih. Tapi ini akan menjadi laga penting buat PSG. Mereka bisa menjadi penantang juara di Liga Champions,” kata mantan pelatih Madrid dan PSG, Carlo Ancelotti, seperti dilansir Marca . “Sosok Ibrahimovic juga sudah sedikit mengubah mental klub. Apalagi mereka kini punya Di Maria, pemain fantastis,” ia menambahkan. Madrid Dipenuhi Masalah Namun, Madrid ditimpa beberapa masalah jelang pertarungan ini. Yang paling berpengaruh adalah absennya sejumlah pilar. Pelatih Madrid, Rafael Benitez, hanya membawa 19 pemain dalam lawatannya ke Parc des Princes. Tak ada nama Gareth Bale dan Karim Benzema. Keduanya terpaksa diparkir karena cedera. Bale bermaslah dengan betisnya, sementara Benzema mengalami cedera hamstring. Untuk mengisi kekosongan lini depan, Benitez memanggil pemain Madrid U-19, Borja Mayoral. Dia akan bersaing dengan Lucas Vazquez dan Jese untuk bisa menemani Cristiano Ronaldo. Tak hanya Bale dan Benzema yang akan absen. James Rodriguez juga tak dibawa. Di lini belakang, Pepe yang bakal absen. (Baca juga: Risiko Gareth Bale Menentang Pelatih Real Madrid ) Selain masalah cedera, Madrid juga diterpa kabar tak sedap. Ruang ganti Los Blancos diberitakan tengah memanas. Penyebabnya adalah ketua tim medis Madrid, Jesus Olmo. Pemain Madrid melarang dokter kepercayaan Benitez itu masuk ruang ganti. Alasannya, para pemain tak suka dengan metode yang diterapkan oleh Olmo. Yang membuat pemain Los Blancos kian marah, Olmo dilaporkan telah diberi kewenangan lebih. Masalah ini diprediksi akan semakin memanaskan hubungan pemain dengan Benitez. Maklum, Olmo adalah dokter kepercayaan pelatih asal Spanyol tersebut. Terbukti, Benitez selalu membawa sang dokter kemanapun dia berlabuh. Lini Depan PSG “Mengancam” Madrid Bagaimana dengan PSG? Klub asuhan Laurent Blanc tersebut tengah dalam motivasi tinggi untuk bisa mengalahkan jagoan La Liga tersebut. Kepercayaan tinggi lebih diperlihatkan oleh lini depan Les Parisiens. Edinson Cavani dan Zlatan Ibrahimovic melancarkan psywar kepada calon lawannya itu. Cavani mengungkapkan, timnya telah mempersiapkan diri dalam cara terbaik untuk menghadapi laga ini. “Saya pikir Anda harus terus waspada selama 90 menit penuh melawan tim seperti ini, Anda harus selalu memperhatikan lawan dan pemainnnya,” ujar Cavani. Walau begitu, Cavani juga mengingatkan Madrid akan kehebatan dan ketajaman lini depan PSG. Hingga saat ini, duet Cavani dan Ibrahimovic sudah menghasilkan 14 gol untuk PSG di semua kompetisi. “Saya pikir kami juga klub besar, kami dikenal di seluruh dunia, dan saya yakin jika kami mempersiapkan ini dengan benar, kami bisa menyulitkan tim manapun. Mereka harus mewaspadai lini serang kami,” tutur Cavani. Sementara Ibrahimovic mengaku, Les Parisiens sudah tahu bagaimana caranya mengalahkan Madrid. Namun, dia tak mau mengumbar taktik yang telah dipersiapkan timnya. (Baca juga: PSG Mulai Beberkan Nama-nama Calon Pengganti Ibra ) “Kami sudah tahu pasti apa yang harus kami lakukan untuk mengalahkan Real Madrid. Ini akan menjadi hiburan luar biasa berduel melawan mereka, dan kami sudah siap menghadapi tantangan ini,” tutur Ibrahimovic seperti dilansir AS. Meski sudah mencetak 6 gol, Ibra mengaku belum dalam performa terbaik. “Saya belum mencapai puncak permainan saya musim ini, tapi saya yakin kami bisa mengalahkan mereka,” ujar eks pemain Barcelona ini.

Sumber: VivaNews