Mau Beli Ban Motor, Perhatikan Kembangannya

Ban sepeda motor memiliki karakter dan spesifikasi yang berbeda-beda. Hal tersebut ditentukan oleh jenis bahan yang digunakan dan juga kembangannya.

Di pasaran ada beberapa varian yang ditawarkan. Semuanya bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kecocokan jalan yang dilalui.

Menurut Ali Syahab, Technical Support PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) selaku produsen ban FDR, sedikitnya ada 6 jenis kembangan pada ban.

1. LUG

Model kembangan ini mempunyai keunggulan daya penarik (traction) dan braking (pengereman) yang baik. Cocok untuk kondisi hujan.

“Biasanya tipe ini traksinya bagus. Kalau tinggal di pinggiran kota atau pedesaan yang jalannya banyak kerikil-kerikil, cocoknya pilih kembangan ini, dengan catatan bukan berlumpur,” jelas Ali Syahab.

2. RIB

Model RIB unggul untuk cornering (menikung), gesekan rendah dan kebisingan yang rendah. Cocok untuk jalan perkotaan

3. Kombinasi RIB dan LUG

Kombinasi dua jenis pattern ini punya keunggulan cocok di segala medan yang normal.

“Nah ini buat yang suka kembangan rapat-rapat. Ban kembangan gabungan ini banyak beredar, artinya ban multi. Ini unsur garis tengahnya ada, pinggirnya juga ada. Kegunaannya untuk segala medan,” beber Ali Syahab.

4. Blok

Model blok mempunyai daya tarik (traction) dan pengereman yang baik. Cocok untuk jalan berlumpur. Biasanya, jenis ini kerap disebut sebagai ban tahu.

“Kalau ini buat jalan offroad,” tegasnya.

5. Modification

Kelima jenis ban yang juga banyak digunakan adalah tipe modification. Model kembangan ini untuk beragam traksi dan akselerasi, fungsi tetap baik. Cocok untuk jenis aspal atau beton di medan perkotaan.

“Di pasaran yang paling banyak beredar adalah jenis kembangan modifikasi. Kecenderungan fokus pemakaiannya adalah di kota-kota,” ujar Ali Syahab.

Namun, kerap timbul pertanyaan, ban kategori ini kadang-kadang juga licin saat hujan? Sementara pada saat kondisi kering tidak masalah.

Karena itu, Ali Syahab menyarankan untuk pilih ban jenis modification yang punya kembangan lebih rapat. “Jadi dual purpose-nya juga jadi lumayan,” imbuhnya

6. Slick

Model Slick tidak mempunyai kembangan, akan tetapi diimbangi dengan karet yang berbeda, alias soft. Penggunaan untuk balap. Tidak untuk harian.

“Ini model gundul atau slick. Ini tidak rekomendasikan untuk dipakai harian. Banyak ban ini kadang dipakai buat harian, padahal ini hanya digunakan untuk race only, untuk balapan saja,” tukasnya.

“Jadi kalau dipakai licin atau kurang menggigit, itu bukan sepenuhnya salah ban, tetapi berarti kesalahan ada pada pemilihan jenis ban. Makanya saya sarankan pilih ban yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi jalan yang sering dilalui,” tutup Ali Syahab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *