Pemkot Bogor Luncurkan SMS Bunda untuk Ibu Hamil

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah menyebutkan angka kematian ibu dan bayi di Kota Bogor tahun 2016 tercatat 22 kasus (110 per 100 ribu kelahiran hidup) dan bayi 53 kasus (2,7 per 1.000 kelahiran hidup).

“Angka ini memang jauh di bawan angka nasional 306 per 100 ribu kelahiran hidup dan 24 per 1.000 untuk ibu dan 24 per 1.000 kelahiran hidup untuk bayi (2015/2019),” kata Rubaeah.

Hingga Oktober 2017 tercatat sudah ada enam kasus kematian ibu dan 43 kasus kematian bayi baru lahir.

“Target Kota Bogor menuju “zero” kematian ibu dan bayi. Target ini dicapai melalui program EMAS yakni “expanding maternal and neonatal survival. SMS Bunda merupakan salah satu dari program EMAS ini,” kata Rubaeah.

Cara kerja layanan ini para ibu hamil cukup mengirim pesan sesuai format SMS Bunda. SMS awal dilakukan registrasi awal dengan mencantumkan nama diri, alamat serta masa akan melahirkan.

“Setiap pekan SMS Bunda akan mengirimkan pesan berisi informasi yang sudah tersistem tentang masamasa kehamilan, maupun sesudah. Tujuannya menjadi perpanjangan tangan petugas untuk mendampingi ibuibu agar terus menjaga kandungannya tetap sehat,” katanya.

Untuk mengakses layanan ini cukup mengirimkan pesan ke nomor 082312295563. Pada pengiriman pesan pertama, hingga ketiga pengguna akses dikenai biaya SMS, berikutnya gratis.